Tim Penerima Beasiswa LPDP Edukasi soal Internet dan Budidaya Lele di Cilincing

Senin, 30 November 2020 - 23:15 WIB
loading...
Tim Penerima Beasiswa...
Penerima Beasiswa LPDP angkatan 158 Kencana Mahardika memberi edukasi pada warga Cilincing. Foto/Dok. Kencana Mahardika @pk158_lpdp
A A A
JAKARTA - Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) angkatan 158 (PK-158) yang tergabung dalam kelompok Kencana Mahardika melakukan pengabdian masyarakat pada wargaKalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Kegiatan yang berlangsung sejak 29 Oktober hingga 5 Desember 2020 ini merupakan wujud kontribusi sebelum keberangkatan studinya.

Beasiswa LPDP tentu sudah tak asing di kalangan pelajar. Beasiswa ini diberikan untuk pelajar Indonesia yang sudah menyelesaikan studi D4/S1 atau S2 yang ingin melanjutkan ke program magister maupun doktoral di dalam negeri maupun luar negeri.

Koordinator Pengabdian Masyarakat Kencana Mahardika, Sisca Wahyuning Tyas, memilih Cilincing sebagai lokasi pengabdian karena jumlah angka putus sekolah yang tinggi. Ini jadi peringkat ketiga di DKI Jakarta setelah Kecamatan Cakung dan Cengkareng.

Selain itu, kelompok Kencana Mahardika tergerak memberikan edukasi kepada warga Kalibaru untuk tetap kreatif menghadapi situasi sulit akibat pandemi COVID-19 melalui lima program.

Kampung Internet

Selama pandemi, aktivitas dunia digital semakin bertambah dengan diberlakukannya kerja maupun belajar dari rumah. Akses internet menjadi salah satu akses yang sangat dibutuhkan bagi warga Kalibaru.

Tim Penerima Beasiswa LPDP Edukasi soal Internet dan Budidaya Lele di Cilincing

Foto: Dokumentasi Kencana Mahardika@pk158_lpdp

Program ini meliputi pemasangan jaringan internet nirkabel (Wi-Fi) di Kampung Kalibaru RW 01 Cilincing, Jakarta Utara. Biaya berlangganan ditanggung oleh Kencana Mahardika selama enam bulan dan selajutnya dibayar mandiri oleh warga.

Selain pemasangan Wi-Fi, Kencana Mahardika juga mengadakan pelatihan daring yang membahas pemasaran dan pembuatan konten digital pada 8-9 Agustus 2020 silam. Dengan adanya program ini diharapkan warga Kalibaru mampu bersaing pada era ekonomi digital.

Budidaya Ikan Lele dalam Ember (Budik damber)

Sebagai antisipasi dampak pandemi di sektor pangan, Kencana Mahardika mengadakan program budidaya ikan lele. Ikan lele dipilih karena cepatnya masa panen (bisa dipanen dalam waktu dua bulan), perawatan yang mudah serta tidak membutuhkan lahan yang luas.

Tim Penerima Beasiswa LPDP Edukasi soal Internet dan Budidaya Lele di Cilincing

Foto: Dokumentasi Kencana Mahardika@pk158_lpdp

Ditambah lagi, warga Kalibaru sudah akrab dengan dunia perikanan. Program ini dilaksanakan pada 22 November 2020. Penyerahan bantuan berupa pemberian lima unit Budikdamber kepada perwakilan warga RW 01 Kalibaru.

Hidroponik

Program ini meliputi budidaya sayuran dengan teknik hidroponik. Teknik hidroponik adalah metode bercocok tanam dengan
medium air dan tanpa tanah. Kebutuhan air pada budidaya hidroponik lebih sedikit dibandingkan budidaya dengan tanah. (Baca Juga: Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana? )

Teras Baca

Meski kebutuhan pembelajaran melalui teknologi daring meningkat selama pandemi COVID-19, anak-anak usia sekolah di Kalibaru masih antusias menerima bantuan buku.

Untuk menyukseskan program ini, Kencana Mahardika bekerja sama dengan Gerakan Literasi #AkuBaca yang dikelola CSR (Corporate Social Responsibility) Kompas Gramedia.

Tim Penerima Beasiswa LPDP Edukasi soal Internet dan Budidaya Lele di Cilincing

Foto: Dokumentasi Kencana Mahardika@pk158_lpdp

Lebih dari 300 buku telah didonasikan kepada Teras Baca, Cilincing, Jakarta Utara. Selain itu, Kencana Mahardika juga membantu warga Kalibaru dalam penyediaan lahan baca bagi anak-anak sekitar yang didekorasi dengan gaya Betawi. (Baca Juga: 10 Cara Jitu Supaya Kamu Disukai Banyak Orang! )

Pemberdayaan Limbah Kerang Hijau Menjadi Ecobrick dan Block Paving

Seperti yang kita tahu, Kalibaru merupakan Kampung Nelayan yang identik dengan limbah Kerang Hijau. Agar tidak menjadi sampah yang mengganggu kesehatan masyarakat, limbah itu akan digunakan sebagai campuran pembuatan ecobrick dan block paving.

Bahan-bahan yang digunakan di antaranya 1 kilogram semen, 3 kilogram pasir, dan 1 kg bubuk cangkang kerang hijau. Program ini akan dilaksanakan pada 5 Desember 2020 mendatang. (Baca Juga: 6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif! )

Anggita Hutami Ratnaningsih
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @gitahut
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved