Kemenparekraf Ajak Traveler Wisata Heritage di 5 Situs Warisan Dunia di Indonesia
Selasa, 12 Mei 2020 - 09:31 WIB
loading...
Candi Borobudur
A
A
A
JAKARTA - Pecinta pariwisata khususnya wisata budaya diajak mengenal lebih jauh lima situs warisan dunia berbasis budaya yang ada di Indonesia melalui webinar series "Wisata Heritage" yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ), pada 14 Mei 2020 pukul 14.00 WIB nanti.
Lima situs warisan dunia berbasis budaya yang menjadi destinasi wisata tersebut adalah Kompleks Candi Borobudur, Kompleks Candi Prambanan, Situs Manusia Purba Sangiran, Sistem Subak Bali sebagai Manifestasi Filosofi Tri Hita Karana, dan yang terakhir Tambang Kuno Batubara Ombilin Sawahlunto.
Deputi Produk Wisata dan Penyelenggara Events Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rizki Handayani dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan, warisan budaya adalah salah satu alasan utama wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara untuk berwisata di Indonesia saat kondisi pandemi Covid-19 mereda dan memungkinkan kembali melakukan perjalanan.
"Terlebih kelima situs ini memiliki keunikan tersendiri yang menjadikannya masing-masing satu-satunya di dunia," kata Rizki Handayani.
Melalui webinar ini diharapkan masyarakat dapat mengenal lebih jauh nilai-nilai yang ada sehingga dapat mendukung keberlanjutan (sustainability) secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Tidak hanya mengenal lebih jauh situs warisan dunia berbasis budaya yang ada, lewat webinar ini diharapkan masyarakat dapat meneruskan informasi yang mereka dapat ke masyarakat luas. Salah satunya melalui media sosial. Baca Juga: Wishnutama: Penurunan Kunjungan Wisman Sesuai Perkiraan
Karena itu, dalam webinar ini juga akan diberikan ilmu tentang "teknik" penyampaian nilai-nilai tersebut melalui story telling di media sosial dengan cara dan metode yang mampu menambah pengalaman berwisata dan menarik orang untuk mengunjunginya.
Lima situs warisan dunia berbasis budaya yang menjadi destinasi wisata tersebut adalah Kompleks Candi Borobudur, Kompleks Candi Prambanan, Situs Manusia Purba Sangiran, Sistem Subak Bali sebagai Manifestasi Filosofi Tri Hita Karana, dan yang terakhir Tambang Kuno Batubara Ombilin Sawahlunto.
Deputi Produk Wisata dan Penyelenggara Events Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rizki Handayani dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan, warisan budaya adalah salah satu alasan utama wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara untuk berwisata di Indonesia saat kondisi pandemi Covid-19 mereda dan memungkinkan kembali melakukan perjalanan.
"Terlebih kelima situs ini memiliki keunikan tersendiri yang menjadikannya masing-masing satu-satunya di dunia," kata Rizki Handayani.
Melalui webinar ini diharapkan masyarakat dapat mengenal lebih jauh nilai-nilai yang ada sehingga dapat mendukung keberlanjutan (sustainability) secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Tidak hanya mengenal lebih jauh situs warisan dunia berbasis budaya yang ada, lewat webinar ini diharapkan masyarakat dapat meneruskan informasi yang mereka dapat ke masyarakat luas. Salah satunya melalui media sosial. Baca Juga: Wishnutama: Penurunan Kunjungan Wisman Sesuai Perkiraan
Karena itu, dalam webinar ini juga akan diberikan ilmu tentang "teknik" penyampaian nilai-nilai tersebut melalui story telling di media sosial dengan cara dan metode yang mampu menambah pengalaman berwisata dan menarik orang untuk mengunjunginya.
Lihat Juga :