Idol Bukan Berasal dari Korea Selatan, Pantaskah Disebut K-pop?

Rabu, 02 Desember 2020 - 19:44 WIB
loading...
Idol Bukan Berasal dari...
Kaachi gruo musik Kpop berbasis di London. Foto/Kaachi_Official
A A A
JAKARTA - Popularitas K-pop semakin menanjak seiring kemunculan duo grup musik BTS dan Blackpink yang mendapat banyak pengakuan di kancah internasional.

Tak dapat dipungkiri, gaya dan musikalitas keduanya sangat mengakar kuat pada industri K-pop.

Kalau ngomongin soal K-pop, biasanya orang akan langsung berpikir tentang musik pop yang dibawakan oleh idola maupun grup musik asal Korea Selatan.

Namun, seiring melesatnya fenomena K-pop , kini banyak idola non-Korea yang memasuki industri ini. Salah satunya adalah Kaachi, grup musik K-pop yang berbasis di London.

Kaachi memiliki satu anggota yang berasal dari Korea Selatan yaitu Coco. Kemudian anggota lainnya Nicole dari Spanyol, Dani kelahiran Inggris, dan Chinseo asal Spanyol-Filiphina.

Grup musik ini cuma memiliki satu anggota yang berasal dari Korea Selatan tetapi disebut sebagai K-pop. Hal itu membuat banyak penggemar mengkritik Kaachi tidak sesuai untuk disebut sebagai K-pop.

Selain Kaachi, ada EXP Edition, grup musik multiras ini awalnya terbentuk untuk proyek tesis di Universitas New York, kemudian dipromosikan di Korea Selatan.

Selanjutnya ada grup musik RaNia yang kini dikenal dengan nama Blackswan, grup yang satu ini memiliki anggota wanita berkulit hitam yang bernama Fatou.

Idol Bukan Berasal dari Korea Selatan, Pantaskah Disebut K-pop?

Foto: Instagram @Blackswan_official

Seperti apa industri K-Pop sekarang

Istilah K-pop dipopulerkan oleh media massa berbahasa Inggris selama beberapa akhir dekade. Biasanya istilah ini gak cuma digunakan untuk menggambarkan musik pop Korea Selatan, tetapi semua hal yang berhubungan dengan idol K-pop dan fandom (klub penggemar) mereka.

Mengutip dari Scmp.com, Gyu-tag Lee, asisten professor antropologi (studi budaya) Universitas George Mason Korea mengatakan dalam mendefinisikan K-pop seseorang harus mempertimbangkan musik, gambar visual, dan orang-orang yang berpartisipasi di dalamnya.

“K-pop tidak hanya mengacu pada gaya musik tetapi juga koreografi, fesyen, estetika video musik, sistem manajemen bisnis yang terstruktur (hubungan idola dan agensi hiburan), hubungan idola dan fandom,” kata Lee.

Hal itu yang membedakan antara artis K-pop global dengan artis Korea populer lainnya yang biasanya terlihat dengan gaya indie seperti Hyukoh, Jambinai, dan Say Sue Me. (Baca Juga: Urban Sneaker Society Datang Lagi, Digelar Virtual dan Banyak Acara Seru! )

K-Pop Tidak Ditentukan dari kebangsaananggotanya

Lee mengatakan Kpop tidak ditentukan dari kebangsaan anggotanya. Grup denganmember keturunan non-Korea adalah hal biasa.

Grup musik seperti Blackpink dan NCT memiliki anggota non-Korea yang biasanya berasal dari China, Jepang, dan Thailand.

Bahkan salah satu anggota Secret Number, Dita Karang juga bukan orang Korea melainkan berasal dari Indonesia.

“Seperti genre musik lainnya J-pop, Britpop, Canto-pop, dan lainnya. K-pop tidak bisa sepenuhnya lepas dari identitas daerahnya. Tetapi sekarang ini adalah genre musik global yang populer,” kata Lee.

Penjelasan Kaachi tentang K-Pop

Dalam sebuah email ke Post, Kaachi menjelaskan hubungan mereka dengan K-pop dan bagaimana mereka mendefinisikan K-pop.

Dalam email itu tertulis, K-pop cukup sulit untuk didefinisikan dalam satu kata atau kalimat karena ada banyak alasan orang menyukai K-pop—bisa berupa musik, tarian, visualisasi bahasa Korea, dan artis.

“Dari segi suara, K-pop terinspirasi oleh pop Barat, jazz, hip-hop, elektronik bahkan kotoran Inggris (British-grime), dan sekarang K-pop jadi lebih mengglobal dan hampir menjadi genre musiknya sendiri. Kami pikir K-pop adalah genre yang disukai orang-orang dari mana pun mereka berasal,” tulis mereka.

Kaachi banyak mendapat hinaan oleh penggemar K-pop karena dianggap memasuki ruang budaya yang bukan mereka.

Idol Bukan Berasal dari Korea Selatan, Pantaskah Disebut K-pop?

Foto: Instagram @expedition.official

Sementara, EXP Edition dan Kaachi mengidentifikasi sebagai K-pop karena mereka bernyanyi dalam bahasa Korea dan menggunakan banyak elemen K-pop.

Masalahnya, penggemar global masih meragukan apakah mereka grup K-pop sungguhan atau hanya sekadar mengikuti tren (bandwagon effect) atau bahkan pengambil budaya.

Kaachi menggunakan istilah K-pop dan UK-pop untuk mempromosikan grup mereka.

"Awalnya, orang mengatakan kami bukan K-pop karena kami bukan orang Korea. Kami memiliki kebangsaan yang berbeda, tapi kami membuat musik yang kami sukai. Kami adalah grup dengan beberapa elemen K-pop yang diproduksi oleh orang-orang di industri K-pop. Tetapi, kami juga memperluas batasan K-pop” kata Coco, member Kaachi.

Sejauh ini, Kaachi telah merilis single terbaru mereka yang berjudul Photo Magic pada 4 November 2020 silam. Musik videonya telah ditonton lebih dari 2 juta kali.

Lee mengerti alasan Kaachi mengkategorikan dirinya sebagai grup musik K-pop. Tapi ia juga menekankan warisan budaya dan asal mula grup K-pop itu penting.

Banyak penggemar melihat K-pop sebagai alternatif dari hiburan Hollywood.
“Jadi, ketika K-pop berisi anggota non-Asia Timur atau dilakukan oleh orang non-Korea dan non-Asia Timur, itu bukan K-pop lagi bagi mereka.” Kata Lee.

Anggita Hutami Ratnaningsih
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @Gitahut
(nov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan...
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan K-Wave sebagai Motor Kolaborasi Brand dan Komunitas Penggemar
Momen Prabowo dan Lee...
Momen Prabowo dan Lee Jae Myung Bertemu Carmen Hearts2Hearts, Kompak Lakukan Simbol Hati
SEAblings vs KNetz:...
SEAblings vs KNetz: Studi Kasus Krisis Komunikasi Budaya di Era Viralnya Identitas Digital
Rekomendasi
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Berita Terkini
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Kondisi Kesehatan Haji...
Kondisi Kesehatan Haji Bolot Sudah Membaik, Ingin Segera Pulang dan Beraktivitas
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved