Eka Hospital Resmikan Pusat Layanan Diabetes Pertama di Indonesia
Kamis, 03 Desember 2020 - 14:33 WIB
loading...
Peresmian pusat layanana diabetes pertama di Indonesia di Eka Hospital. Foto/Iman Firmansyah
A
A
A
JAKARTA - Eka Hospital menyediakan layanan kesehatan terpadu, salah satunya menghadirkan Pusat Layanan Diabetes Terintegrasi Pertama di Indonesia dan dipimpin langsung oleh Prof. DR. Dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PDKEMD, FINASIM, FACE.
Diabetes Connection Care ini beranggotakan tim dokter spesialis yang terdiri dari multi-disiplin ilmu seperti endokrinologis, kardiologis, neurologis, nefrologis, dan spesialis lainnya yang akan bekerja menangani pasien mulai dari tahap promotif, preventif, diagnosa, terapi/kuratif hingga tindakan rehabilitatif.
Baca juga : Keluarga Punya Peran Penting Menangani Diabetes di Masa Pandemi Covid-19
Seperti diketahui penyakit diabetes saat ini masih menjadi salah satu penyakit penyerta (komorbid) yang sering ditemukan pada pasien Covid-19 bahkan penyakit diabetes menjadi kasus tertinggi dalam angka kematian Covid-19.
Di Indonesia sendiri diperkirakan terdapat 10,7 juta jiwa yang hidup dengan diabetes. Hal ini membuat Indonesia menempati posisi ke7 di dunia sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak.
Diabetes Connection Care ini beranggotakan tim dokter spesialis yang terdiri dari multi-disiplin ilmu seperti endokrinologis, kardiologis, neurologis, nefrologis, dan spesialis lainnya yang akan bekerja menangani pasien mulai dari tahap promotif, preventif, diagnosa, terapi/kuratif hingga tindakan rehabilitatif.
Baca juga : Keluarga Punya Peran Penting Menangani Diabetes di Masa Pandemi Covid-19
Seperti diketahui penyakit diabetes saat ini masih menjadi salah satu penyakit penyerta (komorbid) yang sering ditemukan pada pasien Covid-19 bahkan penyakit diabetes menjadi kasus tertinggi dalam angka kematian Covid-19.
Di Indonesia sendiri diperkirakan terdapat 10,7 juta jiwa yang hidup dengan diabetes. Hal ini membuat Indonesia menempati posisi ke7 di dunia sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak.
Lihat Juga :