Peduli Korban Banjir Pandeglang, DrW Skincare Salurkan Bantuan
Minggu, 13 Desember 2020 - 16:36 WIB
loading...
Beberapa bantuan dari relawan pun sudah mulai berdatangan, salah satunya tim DrW Skincare Peduli yang berangkat menuju lokasi bencana banjir di Pandeglang. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - DrW Skincare tidak mau ketinggalan untuk menjadi salah satu bagian relawan yang memberikan bantuan secara langsung ke Pandeglang. Sebagaimana diketahui, pekan lalu, sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, terendam banjir setinggi dua meter. Bukan hanya merendam ratusan rumah dan ribuan hektare sawah petani, banjir juga memblokade akses jalan.
(Baca juga: Buah Kiwi Bisa Tingkatkan Imunitas, Yuk Intip Kandungan Nutrisinya! )
Dari data Tagana Pandeglang, 10 kecamatan yang terendam banjir antara lain Munjul, Sobang, Cikeusik, Sukaresmi, Sindangresmi, Picung, Panimbang, Patia, Angsana dan Cigeulis. Akibat banjir tersebut, aktivitas warga pun turut terkendala. Banjir yang cukup tinggi dan meluas ini membuat para korban membutuhkan bantuan akomodasi dan makanan.
Beberapa bantuan dari relawan pun sudah mulai berdatangan, salah satunya tim DrW Skincare Peduli melalui beauty consultant Siti Nurfitriah dan Neng Yeni yang berangkat menuju lokasi bencana banjir di Pandeglang Selatan bersama Aliansi Remaja Kreatif, Yayasan Pendidikan Hidayatul Mubtadi'en dan Dompet Dhuafa pada pertengahan pekan lalu.
"Kegiatan peduli korban bencana ini sudah menjadi bagian agenda rutin klinik kecantikan ini. Kami mengirimkan tim ke beberapa lokasi banjir di Pandeglang untuk kemudian membagi-bagikan bantuan," ujar founder DrW Skincare, dr. Wahyu Triasmara dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/12).
Adapun lokasi yang dituju DrW Skincare yakni Desa Perdana, Patia dan Cikeusik. Bantuan yang diberikan berupa nasi bungkus, beras, mi instan, telur, sarden, minuman, obat-obatan, pampers dan kebutuhan pokok lainnya. "Sumbangan yang kami berikan berupa sejumlah makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Semoga bisa membantu masyarakat yang terkena bencana banjir," ungkapnya.
Dokter Wahyu menambahkan, saat timnya sampai ke lokasi bencana, air sudah mulai surut di beberapa titik. Hanya saja, sejumlah korban masih bertahan di rumah karena terjebak dan takut kehilangan harta benda. "Saat tim sampai, beberapa lokasi airnya sudah surut dan cuaca juga mulai cerah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya rumah sudah jelas hancur akibat hujan lebat dan angin kencang," terangnya Dr. Wahyu Triasmara.
(Baca juga: Buah Kiwi Bisa Tingkatkan Imunitas, Yuk Intip Kandungan Nutrisinya! )
Dari data Tagana Pandeglang, 10 kecamatan yang terendam banjir antara lain Munjul, Sobang, Cikeusik, Sukaresmi, Sindangresmi, Picung, Panimbang, Patia, Angsana dan Cigeulis. Akibat banjir tersebut, aktivitas warga pun turut terkendala. Banjir yang cukup tinggi dan meluas ini membuat para korban membutuhkan bantuan akomodasi dan makanan.
Beberapa bantuan dari relawan pun sudah mulai berdatangan, salah satunya tim DrW Skincare Peduli melalui beauty consultant Siti Nurfitriah dan Neng Yeni yang berangkat menuju lokasi bencana banjir di Pandeglang Selatan bersama Aliansi Remaja Kreatif, Yayasan Pendidikan Hidayatul Mubtadi'en dan Dompet Dhuafa pada pertengahan pekan lalu.
"Kegiatan peduli korban bencana ini sudah menjadi bagian agenda rutin klinik kecantikan ini. Kami mengirimkan tim ke beberapa lokasi banjir di Pandeglang untuk kemudian membagi-bagikan bantuan," ujar founder DrW Skincare, dr. Wahyu Triasmara dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/12).
Adapun lokasi yang dituju DrW Skincare yakni Desa Perdana, Patia dan Cikeusik. Bantuan yang diberikan berupa nasi bungkus, beras, mi instan, telur, sarden, minuman, obat-obatan, pampers dan kebutuhan pokok lainnya. "Sumbangan yang kami berikan berupa sejumlah makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Semoga bisa membantu masyarakat yang terkena bencana banjir," ungkapnya.
Dokter Wahyu menambahkan, saat timnya sampai ke lokasi bencana, air sudah mulai surut di beberapa titik. Hanya saja, sejumlah korban masih bertahan di rumah karena terjebak dan takut kehilangan harta benda. "Saat tim sampai, beberapa lokasi airnya sudah surut dan cuaca juga mulai cerah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya rumah sudah jelas hancur akibat hujan lebat dan angin kencang," terangnya Dr. Wahyu Triasmara.
Lihat Juga :