Potensi Pengembangan Produk Fashion di Pesantren
Senin, 14 Desember 2020 - 01:35 WIB
loading...
A
A
A
“Ini merupakan bagian dari program pengembangan kemandirian ekonomi pondok pesantren melalui peningkatan kualitas dan kapasitas produk fashion muslim,” ujar Wignyo.
Bootcamp Fashion 2020 dilaksanakan pada November 2020 selama 14 hari yang diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari santri dan beberapa UMKM fashion binaan KPw Bank Indonesia Provinsi Banten. Peserta pelatihan ini dibagi dalam 2 kelas, yaitu kelas desain dan kelas menjahit.
Dengan mengikuti Bootcamp Fashion 2020, peserta ditargetkan dapat merealisasikan sketsa rancangan menjadi busana siap pakai. Selama masa pelatihan, peserta diarahkan membuat tiga jenis busana siap pakai. “Dimulai dari busana dengan desain dasar, selanjutnya busana dengan pengembangan desain seperti pecah pola dan aplikasi lebih dari satu jenis bahan, serta terakhir yang lebih kompleks adalah busana untuk fashion show,” ujar Wignyo.
(Baca Juga: Stylish bak Bintang Hollywood dengan Padu Padan Kemeja Putih )
Peserta Bootcamp Fashion 2020 ditantang untuk mengaplikasikan kain tradisional asal Banten, yaitu Tenun Baduy dan Batik Lebak, dalam ragam rancangan dengan sentuhan modern. Koleksi busana karya para santri Pondok Pesantren Roudlotul Huda dan peserta Fashion Bootcamp 2020 berkesempatan ditampilkan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten yang diselenggarakan secara virtual pada awal Desember 2020.
Bootcamp Fashion 2020 dilaksanakan pada November 2020 selama 14 hari yang diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari santri dan beberapa UMKM fashion binaan KPw Bank Indonesia Provinsi Banten. Peserta pelatihan ini dibagi dalam 2 kelas, yaitu kelas desain dan kelas menjahit.
Dengan mengikuti Bootcamp Fashion 2020, peserta ditargetkan dapat merealisasikan sketsa rancangan menjadi busana siap pakai. Selama masa pelatihan, peserta diarahkan membuat tiga jenis busana siap pakai. “Dimulai dari busana dengan desain dasar, selanjutnya busana dengan pengembangan desain seperti pecah pola dan aplikasi lebih dari satu jenis bahan, serta terakhir yang lebih kompleks adalah busana untuk fashion show,” ujar Wignyo.
(Baca Juga: Stylish bak Bintang Hollywood dengan Padu Padan Kemeja Putih )
Peserta Bootcamp Fashion 2020 ditantang untuk mengaplikasikan kain tradisional asal Banten, yaitu Tenun Baduy dan Batik Lebak, dalam ragam rancangan dengan sentuhan modern. Koleksi busana karya para santri Pondok Pesantren Roudlotul Huda dan peserta Fashion Bootcamp 2020 berkesempatan ditampilkan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten yang diselenggarakan secara virtual pada awal Desember 2020.
(tsa)
Lihat Juga :