PAUD Berperan Penting Edukasi Gizi Anak Sejak Dini

Kamis, 24 Desember 2020 - 08:02 WIB
loading...
PAUD Berperan Penting...
Penting bagi guru, orang tua untuk memahami kebutuhan gizi anak dan jangan sampai anak salah gizi akibat mengonsumsi makanan yang gizinya tidak layak. / Foto: dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anak usia dini memiliki pola tumbuh kembang meliputi aspek fisik, kognitif, sosioemosional, kreativitas, bahasa dan komunikasi yang khusus dan sesuai dengan tahapan yang sedang dilalui oleh anak tersebut. Karena itu, pendidikan untuk anak usia dini (PAUD) berperan penting dan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

(Baca juga: CISDI Dorong Menkes Budi Gunadi Perkuat Layanan Kesehatan Primer dan 3T )

Penting bagi guru, orang tua untuk memahami kebutuhan gizi anak dan jangan sampai anak salah gizi akibat konsumsi makanan termasuk konsumsi susu yang kandungan gizinya tidak layak untuk anak.

Ketua Umum PP Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), Prof Dr Netti Herawati mengatakan, PAUD merupakan cara yang efektif untuk memberikan edukasi gizi untuk anak . PAUD juga seharusnya menjadi tempat yang membawa perubahan gizi bagi anak.

"Saya harapkan semua PAUD ke depannya memiliki program makanan sehat sehingga bisa memenuhi kebutuhan gizi anak. Bagaimanapun, apa yang dimakan oleh anak tergantung orang tua dan guru. Jadi kalau kita mau anak kita gizinya baik, berarti kita bicara kompetensi guru dalam hal gizi dan kesehatan," ujar Prof Netti dalam webinar Parenting bersama HIMPAUDI dan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), melalui Zoom, awal pekan kemarin.

Menurutnya, salah satu kebiasaan makan anak yang sering diabaikan adalah asupan gula pada anak. Bila dihitung, dalam satu hari anak-anak bahkan bisa mengonsumsi gula hingga ΒΌ kg.

"Selama ini kita beranggapan gula secara harfiah. Tapi gula itu adalah glukosa yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi anak seperti cokelat, permen, kue, snack belum lagi jika anak diberi kental manis. Anak memang mengatakan kenyang, tapi bukan kenyang yang sesungguhnya. Karena itu anak menjadi terbiasa mengonsumsi makanan manis," papar Prof Netti.

Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr Moretta Damayanti SpA(K), M.Kes, mengatakan, kebiasaan mengonsumsi makanan manis pada anak, dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

"Gula menyebabkan anak menjadi kenyang dan efek lanjutannya tumbuh kembangnya terhambat. Apalagi pada anak yang mengonsumsi kental manis. Bila orang tua merasa dengan susu saja sudah cukup, maka anak berisiko kurang gizi. Namun bila anak yang mengonsumsi kental manis masih suka makan dan ngemil, bahayanya adalah obesitas," terang Dr Moretta.

(Baca juga: Studi: Berenang Dapat Bantu Cegah Penyakit Kardiovaskular )

Oleh karenanya, untuk anak usia dini, juga penting diajarkan apa yang harus dimakan dan apa yang harus dihindari. "Yang juga penting untuk dipahami orang tua adalah dalam memberikan asupan gizi untuk anak bukan sekedar anak menjadi kenyang, tapi juga harus ada lemak dan proteinnya, karena ini penting untuk tumbuh kembang anak," tukas Dr Moretta.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Tua Sering Bertengkar...
Orang Tua Sering Bertengkar di Rumah? Ini Dampaknya pada Otak Anak!
3 Cara Simpel Membangun...
3 Cara Simpel Membangun Kedekatan Anak dan Orang Tua Lintas Generasi
Pentingnya Gentle Parenting,...
Pentingnya Gentle Parenting, Mengasuh Tanpa Marah dan Teriak
Rayakan Lebaran Bareng,...
Rayakan Lebaran Bareng, Denada Tambunan dan Ressa Rossano Sepakat Berdamai
Pengasuhan Cerdas Soroti...
Pengasuhan Cerdas Soroti Pentingnya Keterlibatan Ayah di Era Parenting Masa Kini
Marshanda Ajarkan Tanggung...
Marshanda Ajarkan Tanggung Jawab pada Sienna: Bebas Pilih Tinggal Sama Ayah atau Ibu
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Didukung Keluarga Rentan,...
Didukung Keluarga Rentan, Program MBG Dinilai Ringankan Beban Ekonomi Orang Tua
Buku β€œMisi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Rekomendasi
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Berita Terkini
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved