Menparekraf Sandiaga Uno Sambut Baik Larangan Wisatawan Asing ke Indonesia
Selasa, 29 Desember 2020 - 20:20 WIB
loading...
Per 1 Januari 2021 hingga 14 Januari 2020 Indonesia akan menutup pintu wisatawan asing. Menparekraf Sandiaga Uno menyambut baik keputusan tersebut. Foto/Dewik Kania.
A
A
A
JAKARTA - Per 1 Januari 2021 hingga 14 Januari 2020 Indonesia akan menutup pintu wisatawan asing. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyambut baik keputusan tersebut.
"Tadi saya baru (bicara) dengan Ibu Menlu, tadi kita mendapat update menlu bahwa keputusan itu diambil dengan sangat matang berbasis data antara tanggal 1-14 Januari 2021, WNA enggak boleh masuk, agar varian baru enggak masuk ke Indonesia," ucap Sandi saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 di kawasan GBK Senayan, Jakarta, Selasa (29/12/2020). (Baca juga: Kemenparekraf Beri Dana Hibah Rp100 Miliar ke Pelaku Usaha Restoran dan Hotel )
Sandi menuturkan, apapun yang terjadi saat ini adalah mengutamakan sektor kesehatan. Meskipun sisi pariwisata sebenarnya bangkit, namun harus diimbangi.
"Kita mengutamakan mengutamakan keselamatan kesehatan masyarakat kita," lanjutnya.
Meski demikian, masyarakat dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tak perlu khawatir. Sebab, Sandi menegaskan bahwa keputusan ini bersifat sementara. Ke depan bila situasi membaik, tentu akan segera diupdate.
"Tadi saya baru (bicara) dengan Ibu Menlu, tadi kita mendapat update menlu bahwa keputusan itu diambil dengan sangat matang berbasis data antara tanggal 1-14 Januari 2021, WNA enggak boleh masuk, agar varian baru enggak masuk ke Indonesia," ucap Sandi saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 di kawasan GBK Senayan, Jakarta, Selasa (29/12/2020). (Baca juga: Kemenparekraf Beri Dana Hibah Rp100 Miliar ke Pelaku Usaha Restoran dan Hotel )
Sandi menuturkan, apapun yang terjadi saat ini adalah mengutamakan sektor kesehatan. Meskipun sisi pariwisata sebenarnya bangkit, namun harus diimbangi.
"Kita mengutamakan mengutamakan keselamatan kesehatan masyarakat kita," lanjutnya.
Meski demikian, masyarakat dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tak perlu khawatir. Sebab, Sandi menegaskan bahwa keputusan ini bersifat sementara. Ke depan bila situasi membaik, tentu akan segera diupdate.
Lihat Juga :