Makna di Balik Tren Rambut Virus Corona ala Orang Afrika

Kamis, 14 Mei 2020 - 16:00 WIB
loading...
Makna di Balik Tren...
Model rambut corona di Kenya sedang lagi tren karena selain murah juga sekaligus sebagai bentuk edukasi bahaya virus ini bagi warga. Foto/Barcroft Media, Getty Images
A A A
KENYA - Gaya rambut kepang tentu bukan hal baru yang pernah kita lihat. Tapi apa jadinya kalau kepangan ini dibentuk menyerupai wujud khas virus corona?

Pastinya unik dan catchy banget. Yap, dua kata ini rasanya pas buat mendeskripsikan tren gaya rambut dengan bentuk yang gak biasa yang lagi populer di Afrika Timur.

Makna di Balik Tren Rambut Virus Corona ala Orang Afrika

Foto:Brian Inganga/AP Photo

Dikutip dari The Guardian, tadinya, keberadaan produk rambut palsu impor dari India, China, dan Brasil di Afrika Timur bikin gaya rambut kepang di sana dianggap udah gak zaman lagi dan mulai ditinggalkan.

Tapi, semenjak kasus COVID-19 di Kenya mulai merebak, tren rambut kepang kembali hadir dengan bentuk baru mengikuti wujud khas dari virus ini.

Kemunculannya pun bukan gak pake alasan. Gaya rambut unik berbentuk seperti antena ini diberi julukan “gaya rambut virus corona”, dengan tujuan untuk menciptakan kesadaran para penduduk bahwa COVID-19 nyata adanya.

Dikutip dari Sky News, Sharon Refa, seorang penata rambut di salon kecil yang berada di sisi jalan di Kiberia, daerah kumuh di ibu kota Kenya, Nairobi, menuturkan bahwa masih banyak penduduk yang masa bodo dengan adanya pandemi ini.

Makna di Balik Tren Rambut Virus Corona ala Orang Afrika

Foto: Brian Inganga/AP Photo

"Beberapa orang dewasa gak percaya bahwa virus corona itu nyata, tapi sebagian besar anak-anak muda malah bersemangat untuk membersihkan tangan dan memakai top masker. Banyak orang dewasa gak melakukan ini, dan itulah sebabnya kami datang dengan gaya rambut corona,” Ujar Refa.

Harga yang lebih murah dibanding gaya rambut lainnya bikin gaya rambut virus corona jadi favorit di kalangan menengah ke bawah pada masa kondisi ekonomi yang sulit akibat COVID-19.

Untuk biaya potong rambut biasa di Kenya, biasanya dipatok harga 3,80 poundsterling atau sekitar Rp70 ribu. Sementara ongkos untuk potong rambut ala virus corona untuk anak kecil cuma 50 shilling Kenya atau Rp7 ribu.

Salah satu peminat gaya rambut ini ialah Margaret Andeya, salah seorang penduduk yang juga kena imbas kesulitan ekonomi akibat pandemi. Selain kelihatan cocok dengan penampilan anaknya, harga yang ditawarkan untuk menata rambut virus corona ini juga sangat cocok untuk kantongnya.

Makna di Balik Tren Rambut Virus Corona ala Orang Afrika

Foto: Brian Inganga/AP Photo

"Gaya rambut ini jauh lebih terjangkau bagi orang-orang seperti saya yang gak mampu membayar untuk gaya rambut yang lebih mahal di luar sana, tapi masih ingin anak-anak kita terlihat gaya," tutur Andeya.

Untuk menutupi masalah biaya, alih-alih memakai rambut palsu untuk membuat kepangan, penataan gaya rambut virus corona cuma memakai benang ulir dan teknik threading.

Jadi, selain kelihatan lebih stylish, itung-itung ikut membantu menyiarkan pesan kepada publik bahwa virus corona adalah hal nyata yang bisa hadir di tengah mereka.

Silmi Safriyantini
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @silmisafr
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melirik Potensi Wellness,...
Melirik Potensi Wellness, Xexymix Buka Gerai di Jakarta
Gas Tertawa Tren di...
Gas Tertawa Tren di Kalangan Anak Muda, BNN: Sangat Berbahaya
Dari Jakarta hingga...
Dari Jakarta hingga Silicon Valley: Lima Tren Teknologi 2026 yang Akan Mengubah Cara Kita Hidup dan Bekerja
Rekomendasi
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Berita Terkini
Dede Sunandar Akui Tak...
Dede Sunandar Akui Tak Ingin Cerai, Tapi Karen Hertatum Tetap Ingin Berpisah
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Infografis
Balas Ukraina, Rudal...
Balas Ukraina, Rudal Rusia Tewaskan 13 Orang di Zaporizhzhia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved