Pulung Gantung, Film Horor yang Ungkap Kasus Bunuh Diri di Gunung Kidul
Rabu, 06 Januari 2021 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Peristiwa itu membuat marah Nyi Ageng Giring. Ia lalu melakukan tapas dan menjalankan Kapalika Tantra yang meminta kepala manusia sebagai persembahannya. Nyi Ageng Giring dalam kemarahannya akan mengambil kepala (umumnya laki-laki), menjelma menjadi Betari Durga dengan sepuluh tangan.
Eksekutif Produser R. Fajar Bagoes Putranto mengatakan, film "Pulung Gantung" perlu diwujudkan karena momentumnya adalah sekarang. Keberanian sejarah perlu dibuka.
Film "Pulung Gantung" tidak hanya menyajikan hiburan melainkan dapat membuka sejarah yang hingga kini belum terungkap. “Pulung Gantung bukanlah mitos. Ada sejarah besar di balik peristiwa Pulung Gantung di Gunung Kidul Yogyakarta. Dan, Pulung Gantung harus segera berakhir. Film ini juga akan membuka bagaimana cara menyudahi Pulung Gantung di Gunung Kidul, Yogyakarta,” katanya di Depok, Selasa (5/1).
Sementara itu, Indra Tirtana selaku sutradara sekaligus penulis skenario menambahkan, film ini dibuat untuk memberi pengetahuan yang benar kepada masyarakat, khususnya warga Gunung Kidul, tentang keberadaan Pulung Gantung. “Hidup kita sangat berkaitan erat dengan kehidupan para leluhur kita,” katanya.
Film ini dapat mengakhiri persoalan Pulung Gantung, sehingga daerah Gunung Kidul kembali menjadi daerah yang subur, makmur, dan maju secara peradaban tentu dengan kepemimpinan baru. Rencananya, film ini akan tayang di televisi nasional dan televisi berbayar. Bahkan tak tertutup juga ke layar sinema di bioskop.
Eksekutif Produser R. Fajar Bagoes Putranto mengatakan, film "Pulung Gantung" perlu diwujudkan karena momentumnya adalah sekarang. Keberanian sejarah perlu dibuka.
Film "Pulung Gantung" tidak hanya menyajikan hiburan melainkan dapat membuka sejarah yang hingga kini belum terungkap. “Pulung Gantung bukanlah mitos. Ada sejarah besar di balik peristiwa Pulung Gantung di Gunung Kidul Yogyakarta. Dan, Pulung Gantung harus segera berakhir. Film ini juga akan membuka bagaimana cara menyudahi Pulung Gantung di Gunung Kidul, Yogyakarta,” katanya di Depok, Selasa (5/1).
Sementara itu, Indra Tirtana selaku sutradara sekaligus penulis skenario menambahkan, film ini dibuat untuk memberi pengetahuan yang benar kepada masyarakat, khususnya warga Gunung Kidul, tentang keberadaan Pulung Gantung. “Hidup kita sangat berkaitan erat dengan kehidupan para leluhur kita,” katanya.
Film ini dapat mengakhiri persoalan Pulung Gantung, sehingga daerah Gunung Kidul kembali menjadi daerah yang subur, makmur, dan maju secara peradaban tentu dengan kepemimpinan baru. Rencananya, film ini akan tayang di televisi nasional dan televisi berbayar. Bahkan tak tertutup juga ke layar sinema di bioskop.
Lihat Juga :