Jangan Sembarangan, Begini Kiat Memilih Sepatu yang Tepat buat Anak
Jum'at, 08 Januari 2021 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Amien menerangkan, perkembangan kaki anak saat lahir, yakni bentuk kaki sedikit calcaneo valgus dengan tidak ada lengkung. Saat mulai berjalan lemak pada sisi medial menyembunyikan lengkung tersebut. Barulah 2-3 tahun kemudian mulai terbentuk lengkung kaki. Nah di usia 3,5-9 tahun adalah masa krusial. Sehingga di masa ini orang tua perlu memastikan apakah ada kelainan patologis kaki ceper/flat foot, dan membedakan fleksible atau kaku/rigid pada kaki anak.
"Pada umumnya anak berjalan saat usia 1 tahun dengan pola jalan lutut yang lebih lurus, langkah lebar, foot-plat. Saat usia 3,5 tahun pola berjalan anak akan berkembang seperti dewasa," jelas dokter spesialis rehabilitasi medik RSUI ini.
Kelainan pola jalan yang harus diwaspadai adalah seperti pincang, intoeing kaki seperti masuk atau mengarah ke dalam, toe out kaki mengarah ke luar, ataupun anak jalan seperti jinjit. Penanganan rehabilitasi medik pada anak dengan kelainan kaki memerlukan orthose atau alat bantu penyangga tubuh pada beberapa kondisi.
"Di unit rehabilitasi medik terdapat pengukuran analisis pola berjalan untuk mengevaluasi adanya kelainan. Untuk penanganan gangguan ini, pada beberapa kondisi tertentu dapat diperlukan alat orthose untuk mengontrol kesegarisan dan memperbaiki fungsi dan melindungi kaki," ujar dr. Amien.
Untuk pemilihan orthose ini terdapat modifikasi yang disesuaikan dengan kondisi kaki anak. Terkait latihan di unit rehabilitasi medik yang diperuntukkan bagi anak dengan kelainan kaki, di antaranya latihan peregangan otot kaki seperti manual calf stretch, wall stretch, towel/long sit stretch, serta latihan kekuatan otot seperti squat play, bicycle, playing ball, dll.
"Pada umumnya anak berjalan saat usia 1 tahun dengan pola jalan lutut yang lebih lurus, langkah lebar, foot-plat. Saat usia 3,5 tahun pola berjalan anak akan berkembang seperti dewasa," jelas dokter spesialis rehabilitasi medik RSUI ini.
Kelainan pola jalan yang harus diwaspadai adalah seperti pincang, intoeing kaki seperti masuk atau mengarah ke dalam, toe out kaki mengarah ke luar, ataupun anak jalan seperti jinjit. Penanganan rehabilitasi medik pada anak dengan kelainan kaki memerlukan orthose atau alat bantu penyangga tubuh pada beberapa kondisi.
"Di unit rehabilitasi medik terdapat pengukuran analisis pola berjalan untuk mengevaluasi adanya kelainan. Untuk penanganan gangguan ini, pada beberapa kondisi tertentu dapat diperlukan alat orthose untuk mengontrol kesegarisan dan memperbaiki fungsi dan melindungi kaki," ujar dr. Amien.
Untuk pemilihan orthose ini terdapat modifikasi yang disesuaikan dengan kondisi kaki anak. Terkait latihan di unit rehabilitasi medik yang diperuntukkan bagi anak dengan kelainan kaki, di antaranya latihan peregangan otot kaki seperti manual calf stretch, wall stretch, towel/long sit stretch, serta latihan kekuatan otot seperti squat play, bicycle, playing ball, dll.
Lihat Juga :