Memaknai Efikasi Vaksin Sinovac 65,3 %
Selasa, 12 Januari 2021 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Jadi, saya pribadi masih menaruh harapan kepada vaksinasi, semoga bisa mengurangi angka kejadian infeksi COVID di negara kita. Apalagi jika didukung dengan pemenuhan protokol kesehatan yang baik, semoga dapat menuju pada pengakhiran pandemi COVID di Indonesia.
A good start
Ketika diumumkan hasil efikasi vaksin Sinovac sebesar 65.3%, mungkin ada yang kecewa. Kenapa kok rendah? Tapi menurut saya “it is a good start…” apalagi batasan minimal FDA, WHO dan EMA untuk persetujuan suatu vaksin adalah 50%. (Baca juga: Menag dan Kepala BNPB Tinjau Langsung Kedatangan Vaksin Covid-19 )
Artinya, secara epidemiologi, menurunkan kejadian infeksi sebesar 50% itu sudah sangat berarti dan menyelamatkan hidup banyak orang. Apalagi disampaikan juga tadi bahwa vaksin memiliki imunogenisitas yang tinggi dengan angka seropositive mencapai 99,23 % pada 3 bulan pertama, yang berarti dapat memicu antibody pada subyek yang mendapat vaksin.
Tentu kita masih harus menunggu efektivitas vaksin setelah dipakai di masyarakat. Dan perlu diingat bahwa karena ini baru EUA yg berasal dari interim report, pengamatan terhadap efikasi dan safety masih tetap dilakukan sampai 6 bulan ke depan untuk mendapatkan full approval.
Demikian sedikit tulisan terkait dengan efikasi vaksin Sinovac yang 65,3%. Semoga bermanfaat. Sekali lagi, bismillah… manusia berusaha, Tuhan yang menentukan. KepadaNya kita pasrahkan.
Saya siap divaksinasi.
Prof Dr Zullies Ikawati, Apt - Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gajah Mada (UGM)
A good start
Ketika diumumkan hasil efikasi vaksin Sinovac sebesar 65.3%, mungkin ada yang kecewa. Kenapa kok rendah? Tapi menurut saya “it is a good start…” apalagi batasan minimal FDA, WHO dan EMA untuk persetujuan suatu vaksin adalah 50%. (Baca juga: Menag dan Kepala BNPB Tinjau Langsung Kedatangan Vaksin Covid-19 )
Artinya, secara epidemiologi, menurunkan kejadian infeksi sebesar 50% itu sudah sangat berarti dan menyelamatkan hidup banyak orang. Apalagi disampaikan juga tadi bahwa vaksin memiliki imunogenisitas yang tinggi dengan angka seropositive mencapai 99,23 % pada 3 bulan pertama, yang berarti dapat memicu antibody pada subyek yang mendapat vaksin.
Tentu kita masih harus menunggu efektivitas vaksin setelah dipakai di masyarakat. Dan perlu diingat bahwa karena ini baru EUA yg berasal dari interim report, pengamatan terhadap efikasi dan safety masih tetap dilakukan sampai 6 bulan ke depan untuk mendapatkan full approval.
Demikian sedikit tulisan terkait dengan efikasi vaksin Sinovac yang 65,3%. Semoga bermanfaat. Sekali lagi, bismillah… manusia berusaha, Tuhan yang menentukan. KepadaNya kita pasrahkan.
Saya siap divaksinasi.
Prof Dr Zullies Ikawati, Apt - Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gajah Mada (UGM)
(tdy)
Lihat Juga :