Pos Bloc: dari Gedung Kantor Pos Bersejarah Menuju Ruang Kreatif Publik Generasi Muda
Kamis, 14 Januari 2021 - 00:55 WIB
loading...
A
A
A
Beragam program kolaborasi dengan berbagai komunitas kreatif telah dirancang pula untuk digelar di sana. Salah satu bagian ruangan di gedung tersebut rencananya juga akan difungsikan menjadi venue musik yang diberi nama Pos Bloc Live House.
Proyek ini digarap oleh PT Ruang Kreatif Pos yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Radar Ruang Riang yang sebelumnya telah sukses mewujudkan ruang kreatif publik M Bloc Space di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pos Bloc Jakarta yang berlokasi Jl Pos No. 2 Pasar Baru, Jakarta Pusat, ini sebelumnya merupakan gedung Post Telefon en Telegraf bergaya arsitektural Colonial yang dirancang oleh arsitek Belanda, J.F. von Hoytema dan dibangun selama 17 tahun (1912-1929).
Pemerintahan Kolonial Belanda di bawah Gubernur Jenderal H.W. Daendels pada abad ke-19 memindahkan pusat Kota Batavia dari kawasan Kota Tua ke Weltevreden (sekarang dikenal sebagai Jakarta Pusat). Segala kegiatan pemerintahan, perkantoran, perbelanjaan, kesenian, dan kebudayaan saat itu berpusat di Weltevreden.
Tak heran jika tepat di samping gedung pos ini berdiri pula Schouwburg Weltevreden (kini Gedung Kesenian Jakarta) yang menjadi pusat pertunjukan drama, teater, sastra, hingga film ternama pada zamannya. Mereka khusus membangun gedung layanan pos, telepon, dan telegraf untuk masyarakat ini tepat di seberang Pasar Baru, sebuah kawasan Pecinan sekaligus pusat perbelanjaan elit Belanda yang dibangun sejak 1820.
Handriani Tjatur Setiowati selaku Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia mengatakan, keberadaan aset-aset Pos Indonesia di seluruh Indonesia adalah salah satu kekuatan PT Pos Indonesia, di mana sebagiannya merupakan bangunan-bangunan heritage peninggalan Kolonial Belanda. Memanfaatkan bangunan heritage dengan kegiatan anak-anak muda zaman sekarang merupakan satu keunikan tersendiri.
Proyek ini digarap oleh PT Ruang Kreatif Pos yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Radar Ruang Riang yang sebelumnya telah sukses mewujudkan ruang kreatif publik M Bloc Space di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pos Bloc Jakarta yang berlokasi Jl Pos No. 2 Pasar Baru, Jakarta Pusat, ini sebelumnya merupakan gedung Post Telefon en Telegraf bergaya arsitektural Colonial yang dirancang oleh arsitek Belanda, J.F. von Hoytema dan dibangun selama 17 tahun (1912-1929).
Pemerintahan Kolonial Belanda di bawah Gubernur Jenderal H.W. Daendels pada abad ke-19 memindahkan pusat Kota Batavia dari kawasan Kota Tua ke Weltevreden (sekarang dikenal sebagai Jakarta Pusat). Segala kegiatan pemerintahan, perkantoran, perbelanjaan, kesenian, dan kebudayaan saat itu berpusat di Weltevreden.
Tak heran jika tepat di samping gedung pos ini berdiri pula Schouwburg Weltevreden (kini Gedung Kesenian Jakarta) yang menjadi pusat pertunjukan drama, teater, sastra, hingga film ternama pada zamannya. Mereka khusus membangun gedung layanan pos, telepon, dan telegraf untuk masyarakat ini tepat di seberang Pasar Baru, sebuah kawasan Pecinan sekaligus pusat perbelanjaan elit Belanda yang dibangun sejak 1820.
Handriani Tjatur Setiowati selaku Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia mengatakan, keberadaan aset-aset Pos Indonesia di seluruh Indonesia adalah salah satu kekuatan PT Pos Indonesia, di mana sebagiannya merupakan bangunan-bangunan heritage peninggalan Kolonial Belanda. Memanfaatkan bangunan heritage dengan kegiatan anak-anak muda zaman sekarang merupakan satu keunikan tersendiri.
Lihat Juga :