Nikah Tanpa Restu, Arie Kriting Berharap Diberi Kemudahan

loading...
Nikah Tanpa Restu, Arie Kriting Berharap Diberi Kemudahan
Arie Kriting akan selalu memanjatkan doa yang tak pernah terputus untuk sang ibu mertua, meski tak kunjung mendapatkan restu. / Foto: Instagram @ariekriting
JAKARTA - Komika Arie Kriting mengakui kalau pernikahannya dengan Indah Permatasari belum mengantongi restu orang tua Indah, terutama sang ibunda, Nursyah. Pria 35 tahun itu menuturkan bahwa dirinya dan Indah sudah berjuang meluluhkan hati Nursyah selama tiga tahun.

Baca juga: Dianggap Mirip Adegan Kim Seon Ho di Start Up, Arya Saloka Tuai Pujian

Hal tersebut diungkapkan Arie Kriting di akun Instagram pribadinya pada 14 Januari 2021. Sebagaimana diketahui, Arie Kriting dan Indah Permatasari melangsungkan pernikahan pada 12 Januari. Dalam momen bahagia itu, kedua orang tua Indah tidak tampak hadir.

Nursyah mengungkapkan jika Arie orang yang jahat dan tidak memiliki sopan santun. Dia juga menyebut putrinya berubah menjadi liberal setelah mengenal Arie. Terkait tudingan tersebut, Arie Kriting pun akhirnya angkat bicara.



Sambil membagikan foto pernikahannya dengan pemain film Si Manis Jembatan Ancol (2019) itu, Arie menuliskan kata-kata yang begitu menyentuh. Dalam keterangannya, Arie menyadari bahwa restu ibu adalah segalanya.

"Restu dari ibu itu utama dan seribu restu dari banyak orang belum tentu menyamai sebuah restu dari seorang ibu. Sayangnya, kami masih belum beruntung memilikinya saat ini," tulis Arie Kriting seperti dikutip dari akun @arie_kriting.

Meskipun begitu, bintang film Susah Sinyal ini pun berharap diberikan kemudahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga dengan Indah. "Setelah berjuang masing-masing selama tiga tahun, kami merasa sudah cukup yakin untuk melengkapi ibadah kami. Setelah ini kami berharap diberi jalan oleh Allah SWT untuk melanjutkan perjuangan mengumpulkan kebaikan lainnya bersama-sama. Hari ini belum mendapatkan berkah restu tersebut, mungkin besok atau nanti," paparnya.



Pada akhir keterangannya, Arie akan selalu memanjatkan doa yang tak pernah terputus untuk sang ibu mertua, meski tak kunjung mendapatkan restu. "Namun doa dan rasa hormat kami tidak pernah terputus. Kami hanyalah arus, yang menunggu gelombang mereda, agar kita bisa lanjut bertualang dalam teduhnya semudera kehidupan," tukas Arie.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top