Dari Penggemar BTS sampai EXO Ikut Tren Bikin Pameran Virtual, Kamu juga Bisa!
Sabtu, 16 Januari 2021 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
Sementara EXO-L merayakan ulang tahun Kai EXO pada Januari ini dengan membuat pameran virtual " KAI MUSEUM ".
Para mahasiswa pun tak ketinggalan membuat pameran seni lewat platform tersebut. Menurut Muhammad Fachry, anggota UKM Frame of Photography UPN Veteran Jakarta, pameran virtual ini adalah terobosan baru.
“Walaupun ruang lingkup kita sekarang terbatas, tapi enggak menutup kemungkinan untuk tetap bisa berkarya, terlebih karyanya bisa ditampilkan dalam suatu virtual exhibition jadi satu cara yang unik dan tentunya sangat bagus,” ujar Fachry.
![Dari Penggemar BTS sampai EXO Ikut Tren Bikin Pameran Virtual, Kamu juga Bisa!]()
Foto:artspaces.kunstmatrix.com
Gratis, Bisa Dilihat Kapan pun
Sementara menurut Zefanya Aprillia, Vice Project Officer dari Virtual Photography Exhibition Idiolect Fokus Universitas Padjajaran (Unpad), memakai platform seperti ini bisa membuat penyelenggara bisa punya cakupan audiens lebih luas dibandingkan saat offline, tidak sebatas di dalam negeri saja, tapi juga bisa menggapai seluruh dunia. Ditambah lagi, tidak memakan biaya.
UKM Fokus Unpad pada tahun lalu pun menggelar " Virtual Exhibiton Idiolec 2020: Reminiscing " lewat artsteps.com
Sementara untuk proses kreatifnya, bisa dibilang sama saja dengan menggelar pameran secara langsung. “Experience dalam merancang layout secara digital, kami bisa lebih berkreasi seunik mungkin dan enggak perlu masalahin tentang biaya dekor, karena situsnya juga bisa digunakan secara gratis,” kata Zefanya
Para mahasiswa pun tak ketinggalan membuat pameran seni lewat platform tersebut. Menurut Muhammad Fachry, anggota UKM Frame of Photography UPN Veteran Jakarta, pameran virtual ini adalah terobosan baru.
“Walaupun ruang lingkup kita sekarang terbatas, tapi enggak menutup kemungkinan untuk tetap bisa berkarya, terlebih karyanya bisa ditampilkan dalam suatu virtual exhibition jadi satu cara yang unik dan tentunya sangat bagus,” ujar Fachry.

Foto:artspaces.kunstmatrix.com
Gratis, Bisa Dilihat Kapan pun
Sementara menurut Zefanya Aprillia, Vice Project Officer dari Virtual Photography Exhibition Idiolect Fokus Universitas Padjajaran (Unpad), memakai platform seperti ini bisa membuat penyelenggara bisa punya cakupan audiens lebih luas dibandingkan saat offline, tidak sebatas di dalam negeri saja, tapi juga bisa menggapai seluruh dunia. Ditambah lagi, tidak memakan biaya.
UKM Fokus Unpad pada tahun lalu pun menggelar " Virtual Exhibiton Idiolec 2020: Reminiscing " lewat artsteps.com
Sementara untuk proses kreatifnya, bisa dibilang sama saja dengan menggelar pameran secara langsung. “Experience dalam merancang layout secara digital, kami bisa lebih berkreasi seunik mungkin dan enggak perlu masalahin tentang biaya dekor, karena situsnya juga bisa digunakan secara gratis,” kata Zefanya
Lihat Juga :