Rasakan Pengalaman Religi Menyentuh di Gereja, Ari Wibowo Putuskan Pindah Agama
Selasa, 19 Januari 2021 - 18:03 WIB
loading...
Ari Wibowo (kanan) menceritakan pengalaman religinya kepada Daniel Mananta. Foto/YouTube Daniel Mananta Network
A
A
A
JAKARTA - Aktor Ari Wibowo mengisahkan perjalanan religinya beberapa tahun lalu hingga memutuskan pindah ke agama Kristen.
Ari mengawali kisahnya dengan menceritakan pengalamannya saat mengunjungi gereja di Konstanz, Jerman, saat masih memeluk agama Islam. Kunjungan inilah yang akhirnya memberi pengalaman iman nan berkesan dan mendorong Ari untuk membuat keputusan besar dalam hidup beragamanya.
Baca Juga: Dianggap Hina Orang Miskin, Nadin Amizah Sampaikan Klarifikasi
Diketahui, adik aktris Ira Wibowo itu lahir dari orangtua yang berbeda agama dan pada awalnya tidak religius. Ayahnya beragama Islam, sedangkan sang ibu berasal dari Jerman dan memeluk Kristen . Saat usia belia, ia sudah mendapatkan petunjuk Tuhan. Hanya, ia memutuskan pindah agama ke Kristen saat menginjak usia dewasa.
Aktor yang tenar pada tahun 1990-an ini mengaku, merasakan kedamaian setelah secara tidak sengaja ikut serta dalam acara keagamaan di gereja.
Baca juga : Moderasi Beragama Jadi Cara Komjen Listyo Tangkal Intoleransi dan Radikalisme
Ari mengawali kisahnya dengan menceritakan pengalamannya saat mengunjungi gereja di Konstanz, Jerman, saat masih memeluk agama Islam. Kunjungan inilah yang akhirnya memberi pengalaman iman nan berkesan dan mendorong Ari untuk membuat keputusan besar dalam hidup beragamanya.
Baca Juga: Dianggap Hina Orang Miskin, Nadin Amizah Sampaikan Klarifikasi
Diketahui, adik aktris Ira Wibowo itu lahir dari orangtua yang berbeda agama dan pada awalnya tidak religius. Ayahnya beragama Islam, sedangkan sang ibu berasal dari Jerman dan memeluk Kristen . Saat usia belia, ia sudah mendapatkan petunjuk Tuhan. Hanya, ia memutuskan pindah agama ke Kristen saat menginjak usia dewasa.
Aktor yang tenar pada tahun 1990-an ini mengaku, merasakan kedamaian setelah secara tidak sengaja ikut serta dalam acara keagamaan di gereja.
Baca juga : Moderasi Beragama Jadi Cara Komjen Listyo Tangkal Intoleransi dan Radikalisme
Lihat Juga :