Pengen Punya Anak Kembar, Paris Hilton Mulai Proses Bayi Tabung

loading...
Pengen Punya Anak Kembar, Paris Hilton Mulai Proses Bayi Tabung
foto / dok istimewa
JAKARTA - Paris Hilton memulai proses fertilisasi in-vitro (IVF) atau bayi tabung dengan pacarnya, Carter Reum pada hari Selasa (26/1). IVF adalah perawatan kesuburan yang mengambil sel telur dan sperma dan membuahinya di laboratorium, bukan saat berhubungan seks, untuk membantu pasangan hamil.

Saat wawancara dalam sebuah episode The Trend Reporter with Mara, Hilton mengatakan Kim Kardashian adalah orang yang memberi tahu dia tentang proses tersebut dan menyarankan dokternya sendiri. Perempuan 39 tahun itu mengatakan dia ingin memulai prosesnya sekarang untuk memastikan dia dapat memiliki anak kembar laki-laki dan perempuan. Dengan biaya tambahan, dia bisa memilih embrio yang ingin mereka gunakan.

Baca juga : TikTok Awards Indonesia 2020: Arya Saloka Pindah Lokasi Syuting?

"Saya pikir itu adalah sesuatu yang harus dilakukan kebanyakan wanita hanya untuk dimiliki dan kemudian Anda dapat memilih apakah Anda menginginkan anak laki-laki atau perempuan," kata Hilton.

"Satu-satunya cara untuk 100% memilikinya adalah dengan melakukannya dengan cara itu," lanjutnya dilansir dari Insider, Sabtu (30/1).Sayangnya, sosialita itu justu mendapat kritik pedas di media sosial. Pasalnya, banyak orang yang menjalani IVF berjuang untuk memiliki embrio yang sehat, apalagi memilih embrio untuk jenis kelamin mereka.



Baca juga : Menkes Budi Ungkap Alasan Kenapa Indonesia Harus Gercep dalam Proses Vaksinasi Covid-19

Terlebih lagi, para ahli mengatakan memilih embrio berdasarkan jenis kelamin itu rumit secara etika. Hilton dinilai tidak sensitif bagi orang yang berjuang dengan infertilitas yang tidak mampu melakukan IVF, prosedur yang biayanya bisa mencapai USD12.000.

Baca juga : Konten Tayangan China dan Korsel Banyak Diminati di iQiyi

"Jutaan wanita di seluruh negeri ini tidak dapat memiliki akses ke IVF karena kurangnya dana dan perlindungan asuransi - wanita / pria dengan diagnosis medis yang sebenarnya - dan bahkan setelah mereka membiayai dan melalui semua perjuangan bahkan untuk melakukan IVF, tidak ada jaminan bahwa mereka berakhir dengan bayi yang sehat," tulis seorang pengguna Instagram.
(sal)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top