Intip Asiknya Memodifikasi Mechanical Keyboard!
Minggu, 19 April 2020 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Ini tidak terjadi di mechanical keyboard. Karena menggunakan switch individual dengan kontak langsung antara tombol dengan onboard circuit. Setiap tombol di mechanical keyboard 50 juta-70 juta ketukan. Kalupun rusak, bisa diganti tombolnya saja. Tidak seluruh keyboard seperti di membrane keyboard.
Jika tombol “K” rusak, tinggal ganti switch di tombol “K” saja. Tidak perlu mengganti semuanya. Bisa dibilang pemakaian keyboard mechanical bisa “seumur hidup”.
SWITCH MEKANIS = KUSTOMISASI

FOTO: Henry Tan/Indonesia Mechanical Keyboard Group
Switch mekanis membuat keyboard mechanical menjadi sangat kompleks. Sebab, memberi ruang kustomisasi yang sangat luas. Atau bisa dibilang tidak terbatas. Yang benar-benar sesuai dengan preferensi dan keinginan penggunanya. Mulai ukuran keyboardnya sendiri, bentuk keycapsnya, warnanya, fungsi tombolnya, switchnya, bahan keycapsnya, bunyinya, dan masih banyak lagi.
Sejak Gensindo mulai masuk ke dalam hobi mengutak atik keyboard mechanical ini, aktivitas mengetik menjadi pengalaman yang sangat berbeda. Yang seru, menarik, juga menantang.
Gensindo belum pernah merasa begitu bahagia melihat sebuah keyboard. Tentunya, bukan keyboard biasa. Tapi keyboard mechanical yang sudah dikustomisasi sendiri.
MENDANDANI KEYBOARD

Keycaps buatan lokal milik Key Craft. FOTO: Keycraft/Indonesia Mechanical Keyboard Group
Nah, di rubrik “Tech Blog” perdana ini, Gensindo akan mengajak kalian sedikit menyelami, mengapa sih orang mendandani keyboardnya hingga sedemikian rupa? Mengapa ada UKM lokal yang “iseng” membuat keycaps? Mengapa ada orang menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk membeli sebuah keyboard “jadul”? dan Keyboard mechanical seperti apa yang menarik untuk dibeli?
Tentu saja, tidak akan cukup semuanya di sadur dalam satu tulisan. Karena itu, Gensindo akan menceritakan sedikit pengalaman mengutak atik keyboard mechanical dalam beberapa bagian. Nah, simak sejumlah modifikasi keyboard yang kreatif dari para memberIndonesia Mechanical Keyboard Group di Facebook.
Jika tombol “K” rusak, tinggal ganti switch di tombol “K” saja. Tidak perlu mengganti semuanya. Bisa dibilang pemakaian keyboard mechanical bisa “seumur hidup”.
SWITCH MEKANIS = KUSTOMISASI

FOTO: Henry Tan/Indonesia Mechanical Keyboard Group
Switch mekanis membuat keyboard mechanical menjadi sangat kompleks. Sebab, memberi ruang kustomisasi yang sangat luas. Atau bisa dibilang tidak terbatas. Yang benar-benar sesuai dengan preferensi dan keinginan penggunanya. Mulai ukuran keyboardnya sendiri, bentuk keycapsnya, warnanya, fungsi tombolnya, switchnya, bahan keycapsnya, bunyinya, dan masih banyak lagi.
Sejak Gensindo mulai masuk ke dalam hobi mengutak atik keyboard mechanical ini, aktivitas mengetik menjadi pengalaman yang sangat berbeda. Yang seru, menarik, juga menantang.
Gensindo belum pernah merasa begitu bahagia melihat sebuah keyboard. Tentunya, bukan keyboard biasa. Tapi keyboard mechanical yang sudah dikustomisasi sendiri.
MENDANDANI KEYBOARD

Keycaps buatan lokal milik Key Craft. FOTO: Keycraft/Indonesia Mechanical Keyboard Group
Nah, di rubrik “Tech Blog” perdana ini, Gensindo akan mengajak kalian sedikit menyelami, mengapa sih orang mendandani keyboardnya hingga sedemikian rupa? Mengapa ada UKM lokal yang “iseng” membuat keycaps? Mengapa ada orang menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk membeli sebuah keyboard “jadul”? dan Keyboard mechanical seperti apa yang menarik untuk dibeli?
Tentu saja, tidak akan cukup semuanya di sadur dalam satu tulisan. Karena itu, Gensindo akan menceritakan sedikit pengalaman mengutak atik keyboard mechanical dalam beberapa bagian. Nah, simak sejumlah modifikasi keyboard yang kreatif dari para memberIndonesia Mechanical Keyboard Group di Facebook.
Lihat Juga :