Baju Bayi Instan Makin Diminati Para Ibu Selama Pandemi
Rabu, 03 Februari 2021 - 00:31 WIB
loading...
Sejak 3 bulan dari pertama diluncurkan, Kalale telah mencapai omzet ratusan juta rupiah dan mengirimkan ribuan produk ke 35 kota di Indonesia. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 diprediksi akan menyebabkan naiknya angka kelahiran di Indonesia. Hal ini disebabkan menurunnya jumlah masyarakat yang mengakses pelayanan Keluarga Berencana selama periode pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Baca juga: Wajib Tahu, Begini Cara Bikin Sandwich Sultan ala Chef Arnold
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkirakan akan ada tambahan 500 ribu angka kelahiran tidak terencana di Indonesia sebagai dampak demografi dari pandemi .
Melihat peluang tersebut, pada akhir Oktober 2020, Febrina Oktaviani dan rekannya Rosiana Ayu memutuskan untuk memulai usaha baju bayi instan, Kalale. Ini berawal dari kesulitan mereka mencari baju bayi yang berkualitas dan terjangkau.
"Kebanyakan yang ada di pasaran, baju bayi yang bagus harganya mahal banget dan yang murah kualitasnya jelek. Akhirnya kita memutuskan memproduksi baju sendiri dengan konsep baju bayi instan dengan harga yang terjangkau," kata Febrina Oktaviani melalui siaran resminya, Selasa (2/2).
Baca juga: Wajib Tahu, Begini Cara Bikin Sandwich Sultan ala Chef Arnold
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkirakan akan ada tambahan 500 ribu angka kelahiran tidak terencana di Indonesia sebagai dampak demografi dari pandemi .
Melihat peluang tersebut, pada akhir Oktober 2020, Febrina Oktaviani dan rekannya Rosiana Ayu memutuskan untuk memulai usaha baju bayi instan, Kalale. Ini berawal dari kesulitan mereka mencari baju bayi yang berkualitas dan terjangkau.
"Kebanyakan yang ada di pasaran, baju bayi yang bagus harganya mahal banget dan yang murah kualitasnya jelek. Akhirnya kita memutuskan memproduksi baju sendiri dengan konsep baju bayi instan dengan harga yang terjangkau," kata Febrina Oktaviani melalui siaran resminya, Selasa (2/2).
Lihat Juga :