Perusahaan-perusahaan Besar di Balik Kesuksesan K-Pop yang Perlu Kamu Tahu
Selasa, 09 Februari 2021 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Hampir semua konten dari Korsel saat ini melibatkan CJ dalam beberapa cara, seperti saluran musik Mnet atau saluran K-drama popular tvN dan OCN yang berada di bawah perusahaan tersebut. Film "Parasite" yang meraih Piala Oscar 2020 dan e-sport didanai oleh perusahaan konglomerat CJ atau salah satu anak perusahaannya.
CJ juga banyak memiliki kemitraan dengan perusahaan hiburan lainnya termasuk Big Hit dan Belift Lab. Inilah yang menyebabkan kamu sering melihat para artis dari berbagai agensi muncul berulang kali di berbagai acara yang diselenggarakan oleh CJ seperti Mnet Asian Music Awards (MAMA) dan konser KCon. Cakupan dan skala ranah hiburan CJ membuatnya sulit untuk dihindari oleh perusahaan lain untuk bekerja sama.
Baca Juga: Mengapa WandaVision Pilih Quicksilver Fox Ketimbang Avengers?
Meski penghargaan MAMA kerap melakukan kontroversi, juga pada 2019 saat ada tuduhan kecurangan dalam seri kompetisi idola "Produce", yang menyebabkan beberapa orang dipenjara, tapi kekuatan CJ tidaklah lantas meredup.
3. SM ENTERTAINMENT
![Perusahaan-perusahaan Besar di Balik Kesuksesan K-Pop yang Perlu Kamu Tahu]()
Foto: Getty Images
SM entertainment adalah perusahaan yang membangun sistem idol dengan program pelatihan bertahun-tahun yang kini identik dengan K-pop. SM berdiri sejak 1995, dan sampai saat ini telah mendominasi industri musik pop Korea. Selain itu, SM juga meluncurkan berbagai aksi inovatif dan menetapkan tren kreatif dalam industri K-Pop.
Perusahaan SM Entertainment juga meluncurkan grup kolaboratif seperti SuperM dengan Capitol Records pada 2019, dan girl group yang berorientasi AI bernama Aespa. Aespa merupakan salah satu artis K-Pop baru terbesar yang hadir tahun lalu.
Beberapa tahun terakhir SM sempat mengalami perselisihan dengan pemegang saham yang menyebabkan perombakan eksekutif pada tahun lalu dan Lee Sung-soo mengambil kendali sebagai CEO. Perselisihan ini terjadi karena SM berjuang untuk membuktikan nilainya secara finansial. Belum lama ini, SM juga terkena kasus penggelapan pajak dan dikenai denda Rp249 miliar.
Di luar itu, SM punya banyak anak perusahaan termasuk beberapa yang telah diakuisisi, seperti perusahaan manajemen musik dan hiburan Mystic Story dan KeyEast. SM juga melakukan investasi di perusahaan musik pop Korea yang kurang mainstream seperti label hip-hop Million Market dan Beasts and Natives Alike.
CJ juga banyak memiliki kemitraan dengan perusahaan hiburan lainnya termasuk Big Hit dan Belift Lab. Inilah yang menyebabkan kamu sering melihat para artis dari berbagai agensi muncul berulang kali di berbagai acara yang diselenggarakan oleh CJ seperti Mnet Asian Music Awards (MAMA) dan konser KCon. Cakupan dan skala ranah hiburan CJ membuatnya sulit untuk dihindari oleh perusahaan lain untuk bekerja sama.
Baca Juga: Mengapa WandaVision Pilih Quicksilver Fox Ketimbang Avengers?
Meski penghargaan MAMA kerap melakukan kontroversi, juga pada 2019 saat ada tuduhan kecurangan dalam seri kompetisi idola "Produce", yang menyebabkan beberapa orang dipenjara, tapi kekuatan CJ tidaklah lantas meredup.
3. SM ENTERTAINMENT

Foto: Getty Images
SM entertainment adalah perusahaan yang membangun sistem idol dengan program pelatihan bertahun-tahun yang kini identik dengan K-pop. SM berdiri sejak 1995, dan sampai saat ini telah mendominasi industri musik pop Korea. Selain itu, SM juga meluncurkan berbagai aksi inovatif dan menetapkan tren kreatif dalam industri K-Pop.
Perusahaan SM Entertainment juga meluncurkan grup kolaboratif seperti SuperM dengan Capitol Records pada 2019, dan girl group yang berorientasi AI bernama Aespa. Aespa merupakan salah satu artis K-Pop baru terbesar yang hadir tahun lalu.
Beberapa tahun terakhir SM sempat mengalami perselisihan dengan pemegang saham yang menyebabkan perombakan eksekutif pada tahun lalu dan Lee Sung-soo mengambil kendali sebagai CEO. Perselisihan ini terjadi karena SM berjuang untuk membuktikan nilainya secara finansial. Belum lama ini, SM juga terkena kasus penggelapan pajak dan dikenai denda Rp249 miliar.
Di luar itu, SM punya banyak anak perusahaan termasuk beberapa yang telah diakuisisi, seperti perusahaan manajemen musik dan hiburan Mystic Story dan KeyEast. SM juga melakukan investasi di perusahaan musik pop Korea yang kurang mainstream seperti label hip-hop Million Market dan Beasts and Natives Alike.
Lihat Juga :