Mengenal Coronaphobia, Fobia Baru Terkait Virus Corona

Kamis, 25 Februari 2021 - 01:57 WIB
loading...
Mengenal Coronaphobia,...
Coronaphobia sebagai respon yang dipicu secara berlebihan karena takut tertular virus yang menyebabkan COVID-19. Foto Ilustrasi/Stress Management
A A A
JAKARTA - Coronaphobia adalah jenis fobia baru yang secara khusus terkait dengan virus corona baru. Setelah mengamati dan mempelajari banyak penelitian, para ilmuwan mendefinisikan coronaphobia sebagai respon yang dipicu secara berlebihan karena takut tertular virus yang menyebabkan COVID-19.

Kondisi ini menyebabkan kekhawatiran berlebihan yang disertai gejala fisiologis, stres yang signifikan terkait kehilangan pribadi dan pekerjaan, peningkatan kepastian, keamanan hingga menghindari tempat umum. Ini membuat kehidupan sehari-hari orang dengan coronaphobia terganggu.

Baca Juga: Redakan Gejala Flu Secara Singkat, Sayuran Ini Disebut Sayuran Super

Dilansir dari Times of India, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Asian Journal of Psychiatry pada Desember 2020 menyebut, para ahli telah menemukan tiga karakteristik utama dari kecemasan yang muncul dari COVID-19. Di antaranya kekhawatiran terus-menerus yang menyebabkan jantung berdebar-debar, kehilangan nafsu makan, dan pusing.

Terlalu banyak berpikir yang terus-menerus akan memicu ketakutan dan kekhawatiran. Lalu muncul rasa takut untuk menghadiri pertemuan dan acara publik. Semacam perilaku anti-sosial yang dapat memfasilitasi masalah kecemasan dan isolasi lebih lanjut.

Menurut laporan terbaru yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Global Women's Health, gejala insomnia, depresi, dan kecemasan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Dengan laporan akhir serupa dalam penelitiannya, Dr. Lily Brown PhD, Direktur Penn Center for the Treatment and Study of Anxiety percaya, wanita lebih rentan terhadap kecemasan daripada pria, mengingat kekhawatiran terkait anggota keluarga yang sakit atau diri mereka sendiri yang menyebarkan virus ke orang lain.

Di samping itu, Brown juga menemukan bahwa orang yang lebih muda telah mengalami peningkatan kecemasan karena virus serta jenis pandemi yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga: 5 Tanda Covid-19 Telah Masuk Dalam Darah, Salah Satunya Terjadi Pembengkakan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) telah menyarankan berbagai cara untuk mengatasi masalah kecemasan dan stres. Ini membantu menjaga kesehatan fisik seseorang dan juga bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, terapi perilaku kognitif (CBT) terbukti dapat mengatasi kecemasan secara efektif dan efisien.

Sementara dengan kemunculan vaksin, kecemasan mungkin sedikit berkurang, tetapi ketakutan dan fobia masih membayangi kepala. Satu-satunya cara Anda bisa mengatasinya adalah dengan pengendalian diri serta menjaga rasa tenang.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Tips Mengatasi Doomscrolling,...
Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental
Anak Tantrum karena...
Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Waduh! Lebih dari 700...
Waduh! Lebih dari 700 Ribu Anak Indonesia Terdeteksi Cemas dan Depresi
Sentuhan Kemanusiaan...
Sentuhan Kemanusiaan di Wilayah Bencana: Fokus pada Kesehatan Mental dan Kebangkitan Usaha Perempuan
6 Kebiasaan Sederhana...
6 Kebiasaan Sederhana yang Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Jika Diabaikan
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
Seni Berkomunikasi Soft...
Seni Berkomunikasi 'Soft Rejection' untuk Kesehatan Mental
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved