Kualitas Tidur yang Baik Bikin Kulit Tetap Glowing saat Menstruasi
Jum'at, 26 Februari 2021 - 00:19 WIB
loading...
Selain skincare, kualitas tidur yang baik saat menstruasi juga memengaruhi tampilan kulit agar terlihat glowing. / Foto: ilustrasi/Healthline
A
A
A
JAKARTA - Ketika menstruasi, biasanyakulit wajah bisa terlihat lebih kusam dan berjerawat. Selain skincare, kualitas tidur yang baik saat menstruasi juga memengaruhi tampilan kulit agar terlihat glowing.
Baca juga: Musisi Balada Majalengka Luncurkan Ruang Sunyi Menanti Mentari
Menurut Dematologis, dr. Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV, kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit. Tanda penuaan pada kulit, kata dia, mulai hadir di umur 20 tahun, sehingga kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan .
"Maka, penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stres, dan berbagai penyebab lainnya," ungkap Nessya saat konferensi pers virtual belum lama ini.
Lebih lanjut, Nessya menerangkan, faktor-faktor tersebut menjadi sangat berpengaruh ketika masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur. Menurutnya, tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang. "Hal ini kerap kali terjadi ketika masa menstruasi," imbuhnya.
Penelitian pun mengungkapkan bahwa tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar, cerah, dan pastinya tampakglowing. Kulit wajah yang sehat dan cerah sangat bergantung pada gaya hidup sehat. "Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga kualitas tidur di malam hari dengan durasi 7-9 jam," terangnya.
Sementara, menurut Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk, Riama Simorangkir, perempuan rentan mengalami gangguan saat tidur, terutama ketika masa menstruasi. "Pada masa menstruasi, perempuan mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti hadirnya perasaan tidak nyaman serta kekhawatiran akan pembalut bocor," ujar Riama.
Baca juga: Musisi Balada Majalengka Luncurkan Ruang Sunyi Menanti Mentari
Menurut Dematologis, dr. Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV, kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit. Tanda penuaan pada kulit, kata dia, mulai hadir di umur 20 tahun, sehingga kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan .
"Maka, penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stres, dan berbagai penyebab lainnya," ungkap Nessya saat konferensi pers virtual belum lama ini.
Lebih lanjut, Nessya menerangkan, faktor-faktor tersebut menjadi sangat berpengaruh ketika masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur. Menurutnya, tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang. "Hal ini kerap kali terjadi ketika masa menstruasi," imbuhnya.
Penelitian pun mengungkapkan bahwa tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar, cerah, dan pastinya tampakglowing. Kulit wajah yang sehat dan cerah sangat bergantung pada gaya hidup sehat. "Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga kualitas tidur di malam hari dengan durasi 7-9 jam," terangnya.
Sementara, menurut Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk, Riama Simorangkir, perempuan rentan mengalami gangguan saat tidur, terutama ketika masa menstruasi. "Pada masa menstruasi, perempuan mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti hadirnya perasaan tidak nyaman serta kekhawatiran akan pembalut bocor," ujar Riama.
Lihat Juga :