Kolaborasi Pengusaha Indonesia Atasi Sampah Makanan
Sabtu, 18 April 2020 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Nah, untuk mengatasi sampah makanan ini, Agradaya sejak 2015 membuat kebijakan produksi untuk 100% menggunakan bahan alami. “Kami memasang komposter di rumah produksi sejak 2016,” ujar Asri Saraswati, Co-Founder Agradaya.
Selain itu, pada 2018 mereka juga mulai selektif terhadap pemilihan bahan baku. “Hambatan yang dirasakan adalah saat mengedukasi para petani dari awal, dirasa cukup challenging karena harus pelan-pelan dan sabar,” ujar Asri.
Untuk Burgreens, mereka melakukan kebijakan central kitchen dengan melakukan pengurangan (reduce) dan daur ulang (recycle) bahan makanan sejak 2013. “Pada 2019, kami mulai membuat program pilot Zero Waste Landfill (tidak menimbun sampah pada lubang tanah) di outlet Bandung,” jelas Helga Angelina, Co-Founder and Managing Director of Burgreens.
![Kolaborasi Pengusaha Indonesia Atasi Sampah Makanan]()
Foto:interregeurope.eu
Burgreens juga 100% memakai protein nabati untuk mengurangi food loss atau terbuangnya bahan makanan selama proses pendistribusian kepada konsumen akibat rusak dan alasan lainnya.
“Hasil dari kebijakan tersebut, sekarang tidak ada lagi sampah di outlet Bandung, dan sampah di central kitchen juga sudah 100% dapat di-recycle,” tegas Helga.
Selain itu, pada 2018 mereka juga mulai selektif terhadap pemilihan bahan baku. “Hambatan yang dirasakan adalah saat mengedukasi para petani dari awal, dirasa cukup challenging karena harus pelan-pelan dan sabar,” ujar Asri.
Untuk Burgreens, mereka melakukan kebijakan central kitchen dengan melakukan pengurangan (reduce) dan daur ulang (recycle) bahan makanan sejak 2013. “Pada 2019, kami mulai membuat program pilot Zero Waste Landfill (tidak menimbun sampah pada lubang tanah) di outlet Bandung,” jelas Helga Angelina, Co-Founder and Managing Director of Burgreens.
.jpg)
Foto:interregeurope.eu
Burgreens juga 100% memakai protein nabati untuk mengurangi food loss atau terbuangnya bahan makanan selama proses pendistribusian kepada konsumen akibat rusak dan alasan lainnya.
“Hasil dari kebijakan tersebut, sekarang tidak ada lagi sampah di outlet Bandung, dan sampah di central kitchen juga sudah 100% dapat di-recycle,” tegas Helga.
Lihat Juga :