Dokumen Pribadi Lady Gaga Bocor, Peretas Minta Tebusan USD42 Juta
Senin, 18 Mei 2020 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, kelompok peretas yang menggunakan nama REvil menggandakan tebusan dari USD21 juta menjadi USD42 juta dan mengancam akan membocorkan isi dokumen tersebut terkait dengan Donald Trump. Namun, firma hukum itu mengaku tidak pernah bekerja secara langsung dengan Presiden Amerika Serikat itu.
"Batas waktu satu minggu. Grubman, kami akan menghancurkan perusahaanmu sampai habis jika kita tidak melihat uangnya," ancam peretas tersebut.
Grubman sendiri mewakili banyak bintang A-list seperti Drake, Nicki Minaj, Madonna dan Mariah Carey. Dan pada Rabu 13 Mei 2020 mereka mengungkapkan telah menjadi korban serangan cyber. Sebanyak 756 gigabytes data termasuk kontrak dan email pribadi dilaporkan telah dicuri oleh peretas dari situs perusahaan.
Para peretas sebelumnya membocorkan tiga dokumen terkait dengan Christina Aguilera, Madonna dan Lizzo. Selain itu, U2, The Weeknd, Lil Nas X, LeBron James, Mike Tyson, Priyanka Chopra, Robert De Niro, Bruce Springsteen, Mary J. Blige dan Spike Lee adalah beberapa klien selebritas firma hukum ini.
"Batas waktu satu minggu. Grubman, kami akan menghancurkan perusahaanmu sampai habis jika kita tidak melihat uangnya," ancam peretas tersebut.
Grubman sendiri mewakili banyak bintang A-list seperti Drake, Nicki Minaj, Madonna dan Mariah Carey. Dan pada Rabu 13 Mei 2020 mereka mengungkapkan telah menjadi korban serangan cyber. Sebanyak 756 gigabytes data termasuk kontrak dan email pribadi dilaporkan telah dicuri oleh peretas dari situs perusahaan.
Para peretas sebelumnya membocorkan tiga dokumen terkait dengan Christina Aguilera, Madonna dan Lizzo. Selain itu, U2, The Weeknd, Lil Nas X, LeBron James, Mike Tyson, Priyanka Chopra, Robert De Niro, Bruce Springsteen, Mary J. Blige dan Spike Lee adalah beberapa klien selebritas firma hukum ini.
(nug)
Lihat Juga :