Review Film Violet Evergarden The Movie
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Violet Evergarden merupakan film kedua dari anime dengan judul yang sama. Film keduanya ini lebih menyoroti tentang kehidupan Violet usai perang dan bagaimana perasaannya terhadap Gilbert. Sebagai mantan tentara, karakter Violet cenderung kaku meski sebenarnya sentimentil. Dia mungkin tidak terlalu piawai mengungkapkan perasaannya secara langsung lewat mulutnya, tapi luwes saat menuangkan perasaan itu dalam bentuk tulisan. Dia juga dikelilingi orang-orang yang menyayanginya, seperti Hodgins, Benedict, Cattleya dan Iris, yang merupakan teman kerjanya.
Vibe romansa tercipta dari setting tempat yang memamerkan laut yang tenang, bangunan-bangunan bergaya Victorian, bunga-bungaan sampai busana yang khas dengan setting cerita cinta di masa lalu. Mesin ketik yang dipakai juga menambah kuat latar tempat dan waktu film ini. Semuanya seolah kembali ke romansa masa lalu. Tidak ada pesawat atau kereta cepat. Yang ada adalah kapal, mobil tua dan sepeda motor tua.
Keberadaan surat juga menguatkan setting romansa dan masa lalu tersebut. Di zaman sekarang, orang lebih memilih mengungkapkan perasaannya secara langsung baik lewat telepon atau pun lewat pesan teks di perangkat smartphone mereka. Namun, di masa lalu, surat adalah salah satu jalan mengungkapkan perasaan itu kepada seseorang. Sensasi surat tentu berbeda dengan pesan teks atau pun telepon. Kita kadang tidak tahu apakah surat itu sampai atau tidak. Atau apakah surat itu akan dibalas atau tidak dan lain sebagainya. Masa tunggu inilah yang menjadi sensasi tersendiri dalam menulis surat. Di Violet Evergarden The Movie, surat juga menjadi jalan untuk berpamitan dan mengucapkan rasa terima kasih kepada orang-orang yang selama ini mengasihinya. Emosi memang lebih terasa ketika orang yang mengirimkan surat itu sudah tidak ada lagi di dunia.
Violet Evergarden The Movie akan mengaduk-aduk emosi Anda selama kurang lebih 140 menit atau 2 jam 20 menit. Ada dua cerita dalam film ini yang saling berkaitan. Sayang, endingnya kurang memuaskan bagi saya. Tidak semua hal terungkap di film ini. Mungkin, produsernya masih akan membuat lanjutannya di serial anime atau film ketiganya.
Violet Evergarden The Movie adalah kisah cinta yang panjang. Sebuah penantian dengan segala macam ketidakpastiannya. Alurnya tidak terlalu rumit, cukup serius dan kurang humor. Sementara, endingnya kurang memuaskan jika dibandingkan dengan jalinan cerita dari awal hingga akhirnya.
Vibe romansa tercipta dari setting tempat yang memamerkan laut yang tenang, bangunan-bangunan bergaya Victorian, bunga-bungaan sampai busana yang khas dengan setting cerita cinta di masa lalu. Mesin ketik yang dipakai juga menambah kuat latar tempat dan waktu film ini. Semuanya seolah kembali ke romansa masa lalu. Tidak ada pesawat atau kereta cepat. Yang ada adalah kapal, mobil tua dan sepeda motor tua.
Keberadaan surat juga menguatkan setting romansa dan masa lalu tersebut. Di zaman sekarang, orang lebih memilih mengungkapkan perasaannya secara langsung baik lewat telepon atau pun lewat pesan teks di perangkat smartphone mereka. Namun, di masa lalu, surat adalah salah satu jalan mengungkapkan perasaan itu kepada seseorang. Sensasi surat tentu berbeda dengan pesan teks atau pun telepon. Kita kadang tidak tahu apakah surat itu sampai atau tidak. Atau apakah surat itu akan dibalas atau tidak dan lain sebagainya. Masa tunggu inilah yang menjadi sensasi tersendiri dalam menulis surat. Di Violet Evergarden The Movie, surat juga menjadi jalan untuk berpamitan dan mengucapkan rasa terima kasih kepada orang-orang yang selama ini mengasihinya. Emosi memang lebih terasa ketika orang yang mengirimkan surat itu sudah tidak ada lagi di dunia.
Violet Evergarden The Movie akan mengaduk-aduk emosi Anda selama kurang lebih 140 menit atau 2 jam 20 menit. Ada dua cerita dalam film ini yang saling berkaitan. Sayang, endingnya kurang memuaskan bagi saya. Tidak semua hal terungkap di film ini. Mungkin, produsernya masih akan membuat lanjutannya di serial anime atau film ketiganya.
Violet Evergarden The Movie adalah kisah cinta yang panjang. Sebuah penantian dengan segala macam ketidakpastiannya. Alurnya tidak terlalu rumit, cukup serius dan kurang humor. Sementara, endingnya kurang memuaskan jika dibandingkan dengan jalinan cerita dari awal hingga akhirnya.
Lihat Juga :