Penyebab Maraknya Tuduhan Bullying Seleb Korea, dan Kemungkinan Nasib Karier Mereka
Kamis, 04 Maret 2021 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
REPUTASI JADI NOMOR SATU
Sementara itu di Korea Selatan, reputasi seseorang di mata masyarakat dianggap sangat penting. Jadi tuduhan apa pun, entah itu benar atau salah, dapat menciptakan dampak buruk bagi mereka yang terkena tuduhan.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Jenis-Jenis Kekerasan dalam Pacaran
Selain itu, Yong-hoon berpendapat bahwa tuduhan yang ditujukan pada idola remaja atau awal usia 20-an disebabkan pandangan bahwa anak muda sering kali berperilaku buruk. Ini juga terjadi akibat mudahnya menindas orang lain melalui internet.
Yong-hoon yang melakukan penelitan tentang masalah struktural dalam industri hiburan Korea Selatan dengan fokus pada dampak jangka panjang, juga mengatakan bahwa kasus-kasus seperti ini sering kali menghasilkan persepsi negatif bagi sang bintang. Bahkan terlepas dari kemungkinan fakta kalau orang itu dibebaskan dari tuduhan tersebut.
Dia lalu menyebut, biasanya dalam kasus kontroversial, para penggemar atau masyarakat akan terpecah, sementara pihak perusahaan yang mengontrak mereka akan memilih 'cari aman'.
![Penyebab Maraknya Tuduhan Bullying Seleb Korea, dan Kemungkinan Nasib Karier Mereka]()
Kihyun Monsta X. Foto: Starship
“Produsen biasanya menghidari risiko dan lebih memilih memutuskan hubungan (daripada memperbaiki reputasi),” katanya.
Ini setidaknya terbukti dari kasus Hyunjin dari Stray Kids. Setelah sang rapper meminta maaf, JYP Entertainment memutuskan bahwa Hyunjin akan hiatus beberapa saat dari seluruh kegiatan Stray Kids tanpa batas waktu yang ditentukan.
Tak cuma itu, perusahaan kosmetik Korea, yaitu CLIO yang menggunakan Stray Kids sebagai modelnya juga menghapus seluruh foto boy group ini - tak cuma Hyunjin - dari akun media sosial mereka.
DAMPAK PADA ARTIS DAN AGENSI KELAS MENENGAH
Yong-hoon mengatakan bahwa dari sudut pandang idola, sulit bagi mereka untuk memperbaiki nama baiknya dan kembali ke dunia hiburan setelah mendapat masalah. Ini bahkan bisa tetap terjadi meskipun pihak idola sudah membantah tuduhan.
Sementara itu di Korea Selatan, reputasi seseorang di mata masyarakat dianggap sangat penting. Jadi tuduhan apa pun, entah itu benar atau salah, dapat menciptakan dampak buruk bagi mereka yang terkena tuduhan.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Jenis-Jenis Kekerasan dalam Pacaran
Selain itu, Yong-hoon berpendapat bahwa tuduhan yang ditujukan pada idola remaja atau awal usia 20-an disebabkan pandangan bahwa anak muda sering kali berperilaku buruk. Ini juga terjadi akibat mudahnya menindas orang lain melalui internet.
Yong-hoon yang melakukan penelitan tentang masalah struktural dalam industri hiburan Korea Selatan dengan fokus pada dampak jangka panjang, juga mengatakan bahwa kasus-kasus seperti ini sering kali menghasilkan persepsi negatif bagi sang bintang. Bahkan terlepas dari kemungkinan fakta kalau orang itu dibebaskan dari tuduhan tersebut.
Dia lalu menyebut, biasanya dalam kasus kontroversial, para penggemar atau masyarakat akan terpecah, sementara pihak perusahaan yang mengontrak mereka akan memilih 'cari aman'.

Kihyun Monsta X. Foto: Starship
“Produsen biasanya menghidari risiko dan lebih memilih memutuskan hubungan (daripada memperbaiki reputasi),” katanya.
Ini setidaknya terbukti dari kasus Hyunjin dari Stray Kids. Setelah sang rapper meminta maaf, JYP Entertainment memutuskan bahwa Hyunjin akan hiatus beberapa saat dari seluruh kegiatan Stray Kids tanpa batas waktu yang ditentukan.
Tak cuma itu, perusahaan kosmetik Korea, yaitu CLIO yang menggunakan Stray Kids sebagai modelnya juga menghapus seluruh foto boy group ini - tak cuma Hyunjin - dari akun media sosial mereka.
DAMPAK PADA ARTIS DAN AGENSI KELAS MENENGAH
Yong-hoon mengatakan bahwa dari sudut pandang idola, sulit bagi mereka untuk memperbaiki nama baiknya dan kembali ke dunia hiburan setelah mendapat masalah. Ini bahkan bisa tetap terjadi meskipun pihak idola sudah membantah tuduhan.
Lihat Juga :