Mengatasi Sakit Kepala Usai Divaksin Covid-19 dengan Jahe

Minggu, 07 Maret 2021 - 11:38 WIB
loading...
Mengatasi Sakit Kepala...
Sakit kepala usai divaksin Covid19 bisa diredakan dengan konsumsi jahe. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Vaksinasi Covid-19 sedang berlangsng di Indonesia. Sejauh ni belum ada efek samping serius dari vaksinasi tersebut. Salah satu efek samping yang biasa ditemui setelah seseorang divaksinasi adalah pusing atau sakit kepala . Disertai gejala lain seperti demam atau menggigil, terkadang Anda merasa sedang melawan infeksi ringan. Tapi apa yang membuat sakit kepala menjadi efek samping vaksin yang menonjol? Apakah ada cara untuk mengatasinya?

Melansir Times of India, jika Anda baru saja menerima dosis vaksin Covid-19 dan kebetulan mengalami sakit kepala, ingatlah bahwa itu bukanlah alasan untuk dikhawatirkan.

Nyatanya, sakit kepala adalah salah satu efek samping vaksin yang umum terlihat dan tercatat dan telah terdaftar di lembar fakta vaksin juga. Sama seperti efek samping lainnya, sakit kepala juga merupakan tanda efek samping reaktogenik ringan yang terasa seperti tubuh meniru infeksi virus.

Baca Juga : Ini Macam-Macam Vitamin yang Dibutuhkan Setiap Wanita

Vaksin mendorong sistem kekebalan untuk memberikan respons yang bersemangat dengan mengajarkannya untuk melawan penyakit di masa depan. Ini, pada gilirannya, dilakukan ketika virus menipu sistem kekebalan untuk mengira ada patogen di dalam, dan meniru beberapa gejala, seperti sakit kepala.

Dalam beberapa varian vaksin yang mengandung strain virus yang hidup atau lemah, mengalami efek samping sementara, termasuk sakit kepala menjadi lebih umum.

Menurut para ahli dan orang yang telah menerima dosis vaksin, kemungkinan timbulnya sakit kepala paling tinggi setelah dosis vaksin kedua.

Baca Juga : Ini Pentingnya Membaca Informasi Nilai Gizi pada Label Kemasan

Ini terutama karena antibodi, yang dihasilkan setelah dosis pertama meningkatkan respons terhadap injeksi vaksin kedua, membuat Anda mengalami reaksi yang lebih kuat daripada sebelumnya.

Meskipun biasanya ringan, bagi sebagian orang, sakit kepala bisa terasa cukup mengganggu. Oleh karena itu, bersiaplah dan jangan banyak beraktivitas jika waktu vaksinasi akan segera tiba. Ini dilakukan untuk memberi tubuh Anda istirahat yang dibutuhkannya.

Pengobatan yang bisa dilakukan saat sakit kepala terjadi

Jika Anda tidak menyukai pil, ada juga beberapa pengobatan rumahan yang patut dicoba. Sakit kepala bisa diredakan dengan menggunakan kantong es atau kompres dingin. Itu juga dapat mengatasi pembengkakan apa pun jika Anda kebetulan mengalaminya.

Ada juga beberapa makanan pereda sakit kepala alami. Minum kopi, makan sayur berdaun hijau, jahe juga bisa membantu. Menggunakan terapi minyak esensial, menghindari makanan yang kaya histamin juga bisa berhasil.

Baca Juga : Setahun Pandemi, Pencegahan Covid-19 Jangan Sampai Kendur

Sebagai tindakan pencegahan, disarankan untuk mengurangi konsumsi alkohol setelah inokulasi, yang mungkin tidak hanya mengurangi respons antibodi tetapi juga bertindak sebagai pemicu buruk sakit kepala Anda.

Terakhir, jika Anda bisa, pertimbangkan untuk mengambil cuti setelah vaksinasi Anda. Ini akan membantu tubuh beristirahat dan pulih dengan baik.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
Mahfud MD Berkemas Usai...
Mahfud MD Berkemas Usai Pamitan dengan Pegawai Kemenko Polhukam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved