Saat Pandemi, Ini Gaya Hidup Frugal yang Sebaiknya Diterapkan Milenial
Sabtu, 13 Maret 2021 - 15:30 WIB
loading...
foto / dok istimewa
A
A
A
JAKARTA - Saat pandemi, banyak hal yang berubah signifikan, termasuk gaya hidup dan pengelolaan keuangan. Kita dipaksa untuk berhemat, memiliki dana darurat sebagai jaring pengaman karena saat pandemi, hidup kita sangat dekat dengan berbagai risiko, misalnya kehilangan penghasilan hingga sakit mendadak karena virus covid-19.
Salah satu cara berhemat adalah dengan menabung dan menyiapkan dana darurat. Belakangan ini mereka yang sadar akan pentingnya perencanaan keuangan juga mulai menerapkan frugal living. Ini adalah gaya hidup hemat, minimalis, dan cermat dalam mengambil keputusan agar tidak ada pengeluaran yang berlebih atau sia-sia.
Baca juga : Krisdayanti-Bakal-Hadir-di-Momen-Bahagia-Atta-Halilintar-dan-Aurel-Hermansyah
Menjalani gaya hidup frugal berarti kita memprioritaskan pengeluaran yang penting melawan tidak penting.Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis, Ivan Christian Winatha, MM, RFP mengatakan gaya hidup frugal berarti mengutamakan nilai suatu barang, yaitu bukan dari harganya melainkan kualitasnya.
Contohnya, jika membeli sepatu baru karena sepatu yang ada sudah rusak maka akan memilih sepatu dari bahan yang tahan lama untuk jangka panjang meskipun harga sedikit lebih mahal, bukan sepatu murah yang hanya bertahan beberapa bulan.
Salah satu cara berhemat adalah dengan menabung dan menyiapkan dana darurat. Belakangan ini mereka yang sadar akan pentingnya perencanaan keuangan juga mulai menerapkan frugal living. Ini adalah gaya hidup hemat, minimalis, dan cermat dalam mengambil keputusan agar tidak ada pengeluaran yang berlebih atau sia-sia.
Baca juga : Krisdayanti-Bakal-Hadir-di-Momen-Bahagia-Atta-Halilintar-dan-Aurel-Hermansyah
Menjalani gaya hidup frugal berarti kita memprioritaskan pengeluaran yang penting melawan tidak penting.Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis, Ivan Christian Winatha, MM, RFP mengatakan gaya hidup frugal berarti mengutamakan nilai suatu barang, yaitu bukan dari harganya melainkan kualitasnya.
Contohnya, jika membeli sepatu baru karena sepatu yang ada sudah rusak maka akan memilih sepatu dari bahan yang tahan lama untuk jangka panjang meskipun harga sedikit lebih mahal, bukan sepatu murah yang hanya bertahan beberapa bulan.
Lihat Juga :