Review Film Greenland

loading...
Review Film Greenland
Greenland mengangkat bagaimana manusia berusaha bertahan dari bencana yang menghancurkan bumi. Film ini cukup dekat dengan kenyataan, meski endingnya agak non-sense. (Auburn Examiner)
Benda-benda yang melayang di antariksa sana bisa menjadi ancaman bagi Bumi. Apa pun yang bisa menembus atmosfir, berpeluang menjadi bencana baru bagi umat manusia. Ini pulalah yang diangkat di film Greenland.

Dibintangi Gerald Butler dan Monica Baccarin, Greenland mengisahkan tentang keluarga John dan Allison Garity. Pasangan ini memiliki seorang anak bernama Nathan yang menderita diabetes tipe 1, yang membuatnya harus sering-sering disuntik insulin. Meski berkecukupan, keluarga ini sedang bermasalah. Mereka pisah rumah. John adalah seorang pengawas pembangunan gedung bertingkat.

Suatu hari, John mendapatkan pesan pendek dari pemerintah yang memerintahkan dia beserta anak istrinya untuk mengungsi dan pergi ke bandara militer terdekat. Saat pesan pendek itu diterima, Bumi sedang dalam ancaman ditabrak komet Clark, komet dari galaksi lain yang tidak banyak diketahui asal usulnya. Namun, komet itu diyakini bakal menghancurkan Bumi setelah menembus atmosfir.

Membawa anak dan istrinya, John pun pergi ke bandara militer. Ketika hendak naik pesawat, Allison sadar kalau insulin anaknya tertinggal di mobil. John pun keluar bandara untuk mengambil insulin itu. Ketika melapor kepada petugas militer, Nathan ditolak naik pesawat karena menderita penyakit berat. Kecewa, Allison membawa Nathan keluar dari bandara dan berniat membawanya ke rumah ayahnya. Sementara, John yang kembali ke bandara, berhasil naik pesawat. Namun, dia tidak menemukan anak istrinya. Saat tahu kalau Nathan ditolak naik pesawat, John pun urung pergi mengungsi. Dia memilih mencari anak istrinya.

Perjalanan Allison dan Nathan menuju rumah ayahnya, Dale, penuh liku. Begitu pula John. Mereka terpisah jarak dan sarana transportasi. Sementara, jalanan penuh orang-orang yang panik untuk menyelamatkan diri dari gempuran komet menghujam Bumi tersebut. Kerusakan pun terjadi di mana-mana. Bangunan roboh, hutan terbakar, kekacauan pun melanda dunia. Orang-orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan seperti John mendapatkan keistimewaan untuk mengungsi ke Greenland. Di sana, telah menanti sebuah bunker tahan nuklir untuk mereka bertahan hidup sampai semuanya kembali normal.



Selama 119 menit atau 1 jam 59 menit, film ini tampil dengan memadukan drama dan action tanpa henti. Ketegangan terus dipertahankan sejak komet Clark dikabarkan akan menghujam Bumi dan kemudian pesan yang diterima John. Dari situ, penonton akan terus dibawa ke ketegangan demi ketegangan.

Tema besar dari film ini adalah tentang keluarga dan survival atau bagaimana bertahan hidup. John dan Allison menemukan ikatan mereka kembali di tengah perjuangan mereka. Sementara, mereka pun terus berusaha bertahan hidup di tengah kekacauan yang melanda.

Greenland juga menyajikan tontonan bagaimana orang berusaha untuk bertahan hidup. Mereka bisa menghalalkan cara apa pun, termasuk menculik atau membunuh. Meski begitu, masih ada orang-orang yang baik. Mereka tetap menggunakan akal sehat dan nurani mereka untuk menolong sesamanya.

Meski film ini mengandalkan drama dan juga action tanpa henti, ada satu hal yang cukup mengganggu. Dari awal, diperlihatkan bahwa penyakit Nathan memberikan masalah bagi orang tuanya untuk bisa terbang mengungsi. Obat Nathan adalah salah satu benda yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja oleh mereka. Namun, ketika mereka berhasil naik pesawat dengan syarat tidak membawa barang apa pun, tiba-tiba insulin itu tidak ada artinya. John atau pun Allison tidak lagi mempermasalahkan insulin tersebut. Padahal, benda itu sangat penting bagi kelangsungan hidup putra mereka.

Sebagai sebuah tontonan, Greenland cukup menghibur. Meskipun tidak banyak humor dimunculkan, tapi ketegangan demi ketegangan yang ditampilkan di film ini akan sayang untuk dilewatkan. Film ini memang bukan film kelas A, tapi masih enak untuk dinikmati.



Greenland adalah film tentang bagaimana manusia akan berusaha bertahan hidup dari bencana yang menghancurkan bumi. Film ini cukup dekat dengan kenyataan, meski ada sedikit non-sense-nya. Secara keseluruhan, film ini cukup menghibur. Penampilan Gerald dan Morena pun cukup bagus di film yang disutradarai Ric Roman Waugh ini.

Greenland sudah bisa Anda saksikan di bioskop kesayangan Anda. Tetap patuhi protokol kesehatan dan usahakan tetap mengenakan masker Anda selama menyaksikan film ini di dalam studio! Selamat menyaksikan!

(alv)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top