Belajar dari Finlandia untuk Hapus Bullying di Sekolah
Senin, 15 Maret 2021 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Pengaduan
Katakanlah seorang peserta didik merasa temannya melakukan sesuatu yang dianggap sebagai aksi perisakan, misalnya dianggap outcast atau tidak dianggap bagian dari lingkaran pertemanan. Dia bisa meminta pertemuan KiVa dengan guru. Proses ini juga dibantu oleh para pengamat, seperti guru dan teman lainnya yang mengamati perilaku mirip perisakan.
Folder Khusus KiVa
Selanjutnya, guru dan peserta didik mengisi formulir untuk melakukan negosiasi. Formulir tersebut diletakan pada folder khusus yang dimonitor oleh tim guru KiVa dan satu tim peserta didik yang lebih tua, yang sudah dilatih untuk menangani permasalahan ini.
Sesi Negosiasi
Tahap ini dilakukan di ruang kelas yang tidak digunakan selama istirahat. Guru, kedua pihak (yang melapor dan yang dirasa melakukan sesuatu yang dianggap aksi perisakan), dan peserta didik yang lebih tua akan bertemu.
Selama sesi negosiasi, kedua pihak dipersilahkan untuk menceritakan sudut pandang masing-masing. Selanjutnya, para fasilitator bertanya kepada kedua pihak agar merefleksikan perilaku mereka.
Katakanlah seorang peserta didik merasa temannya melakukan sesuatu yang dianggap sebagai aksi perisakan, misalnya dianggap outcast atau tidak dianggap bagian dari lingkaran pertemanan. Dia bisa meminta pertemuan KiVa dengan guru. Proses ini juga dibantu oleh para pengamat, seperti guru dan teman lainnya yang mengamati perilaku mirip perisakan.
Folder Khusus KiVa
Selanjutnya, guru dan peserta didik mengisi formulir untuk melakukan negosiasi. Formulir tersebut diletakan pada folder khusus yang dimonitor oleh tim guru KiVa dan satu tim peserta didik yang lebih tua, yang sudah dilatih untuk menangani permasalahan ini.
Sesi Negosiasi
Tahap ini dilakukan di ruang kelas yang tidak digunakan selama istirahat. Guru, kedua pihak (yang melapor dan yang dirasa melakukan sesuatu yang dianggap aksi perisakan), dan peserta didik yang lebih tua akan bertemu.
Selama sesi negosiasi, kedua pihak dipersilahkan untuk menceritakan sudut pandang masing-masing. Selanjutnya, para fasilitator bertanya kepada kedua pihak agar merefleksikan perilaku mereka.
Lihat Juga :