Pelabelan Buruk pada Anak Didik Bisa Berakibat Fatal

Jum'at, 19 Maret 2021 - 20:32 WIB
loading...
Pelabelan Buruk pada...
Anak didik sering mendapat label negatif dengan alasan tak bisa memenuhi standar pengajaran di sekolah. Foto/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Di sekolah atau kampus tak jarang peserta didik diberi label positif atau negatif. Label positif diberikan kepada anak yang dianggap mampu secara akademik atau biasanya mendapat peringkat lebih tinggi.

Sedangkan untuk label negatif diberikan kepada anak yang dianggap kurang mampu secara akademik atau punya gangguan belajar.

Dalam buku pedoman berjudul "The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)" yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association, hal ini disebut sebagai Specific Learning Disorder (SLD)

Specific Learning Disorder adalah gangguan perkembangan saraf biologis dengan dasar kelainan di otak terkait dengan tanda-tanda perilaku gangguan tersebut.

Tanda-tanda perilaku berhubungan dengan kesulitan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Seseorang dianggap mengidap SLD jika mendapat peringkat di bawah 7% pada nilai tes kemampuan khusus untuk usianya.

Pelabelan Buruk pada Anak Didik Bisa Berakibat Fatal

Foto: Getty Images

Meskipun SLD dideskripsikan sebagai gangguan biologis dengan dasar pada beberapa kelainan di otak, kenyataannya hanya ada sedikit bukti yang mendukung deskripsi tersebut.

Peters dan Ansari (2019) menyimpulkan dalam penelitiannya bahwa tidak ada bukti yang kuat untuk gangguan perkembangan saraf biologis dengan dasar kelainan di otak yang terkait dengan gangguan belajar. Klaim bahwa setiap SLD adalah hasil dari beberapa perbedaan otak hanyalah sebuah hipotesis. Tidak ada yang pernah didiagnosis dengan kelainan seperti itu hanya dengan melihat ke otak.

Memberikan label terhadap seseorang mungkin bermanfaat jika beberapa klaim tentang gangguan itu benar. Namun demikian, pelabelan lebih sering membuat penghambatan pada aktivitas pembelajaran seseorang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Rekomendasi
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Berita Terkini
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved