Agar Tak Muncul Stretch Mark, Ibu Hamil Perlu Jaga Berat Badan
Minggu, 28 Maret 2021 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Ia menegaskan bahwa tidak ada obat khusus untuk menghilangkan stretch mark, namun disarankan agar berat badan dikurangi. "Dari obgyn, untuk mencegah stretch mark dengan menjaga pertambahan berat badan selama kehamilan serta pemberian lotion atau krim untuk menjaga kelembaban kulit," tandasnya.
Lebih lanjut menurut dr. Huthia, pada kehamilan, peningkatan berat badan yang drastis ditambah kulit yang kering akan menyebabkan peregangan kulit yang dapat memicu terjadinya stretch mark. Area yang sering terlibat di antaranya bagian perut, pinggang, pantat, paha, hingga payudara.
Baca Juga: Daya Tahan Tubuh Anak Bisa Kuat Asalkan Ikuti Cara Ini
Karena itu dr. Huthia menyarankan ibu hamil sebaiknya mengontrol peningkatan berat badan selama kehamilan. "Peningkatan berat badan (BB) yang normal tergantung dengan Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI). Cara menghitung BMI adalah BB sebelum kehamilan dibagi TB (dalam meter) kuadrat," terangnya.
Dr. Huthia mengatakan, jika BMI sebelum kehamilan normal (18-24.9), maka penambahan BB ibu hamil ideal sekitar 11-16 kg mulai dari awal kehamilan sampai sebelum melahirkan. "Namun jika BMI sebelum kehamilan sudah dalam kondisi overweight (BMI 25-29.9), maka penambahan BB ibu hamil hanya disarankan 7-11 kg sampai akhir kehamilan," pungkasnya.
Lebih lanjut menurut dr. Huthia, pada kehamilan, peningkatan berat badan yang drastis ditambah kulit yang kering akan menyebabkan peregangan kulit yang dapat memicu terjadinya stretch mark. Area yang sering terlibat di antaranya bagian perut, pinggang, pantat, paha, hingga payudara.
Baca Juga: Daya Tahan Tubuh Anak Bisa Kuat Asalkan Ikuti Cara Ini
Karena itu dr. Huthia menyarankan ibu hamil sebaiknya mengontrol peningkatan berat badan selama kehamilan. "Peningkatan berat badan (BB) yang normal tergantung dengan Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI). Cara menghitung BMI adalah BB sebelum kehamilan dibagi TB (dalam meter) kuadrat," terangnya.
Dr. Huthia mengatakan, jika BMI sebelum kehamilan normal (18-24.9), maka penambahan BB ibu hamil ideal sekitar 11-16 kg mulai dari awal kehamilan sampai sebelum melahirkan. "Namun jika BMI sebelum kehamilan sudah dalam kondisi overweight (BMI 25-29.9), maka penambahan BB ibu hamil hanya disarankan 7-11 kg sampai akhir kehamilan," pungkasnya.
(tsa)
Lihat Juga :