Mengapa 2020 Saat yang Tepat untuk Membeli Smart TV?

Rabu, 20 Mei 2020 - 10:34 WIB
loading...
Mengapa 2020 Saat yang...
Berbeda dari televisi biasa, smart TV meningkatkan kemampuan televisi konvensional dengan akses internet. Memungkinkan menjelajahi berbagai konten melalui browser atau aplikasi streaming seperti YouTube, Netflix, dan Spotify.
A A A
JAKARTA - Di kota-kota besar, kebutuhan untuk menonton televisi berubah karena kebiasaan konsumen untuk mengonsumsi layanan yang serba “on demand”.

Sebenarnya hal ini telah diprediksi oleh Ericsson ConsumerLabs dalam laporan '10 Tren Terkini untuk Tahun 2015 dan Ke Depannya".

Disebutkan bahwa pengguna internet di 23 negara yang di survei memiliki pattern serupa. Yakni, berselancar internet dan menggunakan medsos setiap hari, menjadikan ponsel sebagai dompet digital, hingga mengakses berbagai aplikasi untuk membantu kehidupan keseharian mereka.

Prediksi penting dalam laporan tersebut yang sudah terwujud saat ini adalah bagaimana masyarakat sudah terbiasa untuk mengonsumsi layanan “on demand” yang lebih cepat dan mudah. Utamanya saat menonton video di layar kaca.

Dengan sistem “on demand”, konsumen hanya menonton tayangan yang ingin mereka tonton. Mereka mengontrol dan memilih sendiri program video, film, ataupun serial TV yang ingin di tonton layaknya video rental.

Mengapa 2020 Saat yang Tepat untuk Membeli Smart TV?

Selain opsi nirkabel, Mi TV 4 juga dilengkapi 3 port HDMI (termasuk 1 port ARC), 2 port USB (2.0) dan port Ethernet yang lengkap. Foto-foto: dok Xiaomi Indonesia.

Dan ini bisa terwujud dengan masifnya adopsi jaringan pita lebar, terutama fiber optic (FO) yang memberikan internet berkecepatan tinggi serta maraknya produk televisi pintar atau Smart TV yang mampu menyediakan beragam konten hiburan via internet layaknya sebuah ponsel pintar.

Menurut laporan Nielsen Media (Indonesia) pada Maret 2020, ada peningkatan akses internet melalui smart TV di Indonesia sebanyak 17% pada 2019 dari hanya 7% di 2017. Ini menunjukkan bahwa adopsi smart TV di Indonesia semakin meluas. Produk Smart TV Xiaomi pun mencatat pengiriman global hingga 12,8 juta unit pada Desember 2019, naik 51,9% dari tahun ke tahun.

MAKIN CANGGIH, BESAR, DAN TAJAM
Pameran Consumer Electronics Show (CES) 2020 di awal tahun cukup merangkum tren teknologi smart TV saat ini dan tahun mendatang. Ada sejumlah catatan. Pertama, ukuran TV semakin besar. Ukuran ideal TV dirumah terus berubah. Dari 32 inci satu dekade silam menjadi 42 inci, 55 inci, 65 inci, dan 75 dan 85 inci akan jadi ukuran normal baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Rekomendasi
MNC Sekuritas Berikan...
MNC Sekuritas Berikan Welcome Reward Berupa Special Fee untuk Investor Baru
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Berita Terkini
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
Rahasia Mpok Atiek Tetap...
Rahasia Mpok Atiek Tetap Fit di Usia 70 Tahun, Rutin Olahraga hingga Positif Thinking
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved