Asal-usul Shoegaze, Genre Musik yang lagi Tren di Kalangan Musisi Indie Indonesia

Rabu, 14 April 2021 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Genre musik ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Pada saat itu, Inggris dipimpin oleh Margaret Thatcher sebagai perdana menteri yang antikritik. Bak Soeharto-nya Indonesia, Margaret menduduki jabatan terlama perdana menteri, yaitu sembilan tahun.

Ia mengeluarkan kebijakan-kebijakan konservatif yang disebut Thatcherisme. Pada masa jabatan keduanya, ia menjual banyak BUMN dan mengubah Britania Raya sebagai negara bisnis.

Ia juga menciptakan kebijakan Poll Tax yang mewajibkan semua orang membayar pajak dengan nominal yang sama tanpa melihat kemampuan finansialnya. Pajak ini digunakan untuk membiayai kepentingan lokal seperti perawatan lingkungan, taman, dan infrastruktur di pemerintahan lokal.

Asal-usul Shoegaze, Genre Musik yang lagi Tren di Kalangan Musisi Indie Indonesia

Foto:Terry O'Neill/Getty Images

Margaret banyak menutup pabrik-pabrik yang tidak menghasilkan keuntungan dan menggantinya dengan yang baru. Hal ini memicu para buruh untuk memberontak. Kerusuhan di seluruh kota pun tak terhindarkan.

Ia juga menciptakan kebijakan Poll Tax yang mewajibkan semua orang membayar pajak dengan nominal yang sama tanpa melihat kemampuan finansialnya. Pajak ini digunakan untuk membiayai kepentingan lokal seperti perawatan lingkungan, taman, dan infrastruktur di pemerintahan lokal.

Situasi pemerintahan yang kacau membuat anak-anak muda Britania Raya menyalurkan emosinya lewat musik. Hal ini terlihat dari kedepresian dan kekelaman nada-nada yang ada pada genre shoegaze.

BAND-BAND YANG TERKENAL PADA ERA KEMUNCULANNYA

Pada era kemunculannya, band yang menjadi pelopor saat itu di antaranya adalah My Bloody Valentine. Album My Bloody Valentine bertajuk “Loveless” yang dirilis pada 1991 pun memikat banyak orang.

Selain itu, terdapat Cocteau Twins dengan lagu shoegaze paling suksesnya, “Heaven or Las Vegas” yang dirilis pada 1990. Melansir 4AD , album dengan judul yang sama pun meraih kesuksesan besar karena meraih posisi ketujuh di UK Albums Chart dan posisi ke-99 di US Billboard 200.

Asal-usul Shoegaze, Genre Musik yang lagi Tren di Kalangan Musisi Indie Indonesia

Foto:Pitchfork

Slowdive yang merilis “Alison” juga turut melengkapi era awal kemunculan shoegaze. Bahkan, sampai sekarang musik-musiknya masih didengar. Pendengar bulanan mereka mencapai satu juta di Spotify.

Karena hubungan kuat antarband shoegaze, mereka menyebut gerakannya sebagai "The Scene That Celebrates Itself". Alih-alih bersaing, mereka sering terlihat di pertunjukan satu sama lain, bergantian personelnya, dan berkumpul bersama.

Label rekaman seperti Creation Records dan 4AD records juga turut mendukung eksistensinya yang mengawali siklus awal perkembangan shoegaze.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
478 Siswa Tampil dalam...
478 Siswa Tampil dalam Konser Legacy of Stars, Tandai 25 Tahun Bina Bangsa School
Sorak Sorai Fest 2025,...
Sorak Sorai Fest 2025, Perayaan Musik Akhir Tahun Meriah Bersama MNC Life
Rekomendasi
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Berita Terkini
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved