Keras Sama Kesalahan Orang Lain, Maklum Sama Kesalahan Sendiri. Simak Penjelasannya di Cahaya Hati Ramadan
Rabu, 21 April 2021 - 11:36 WIB
loading...
Dalam Al-Quran, mencari-cari kesalahan orang lain disebut dengan istilah tajassasu (tajassus), perbuatan tersebut hampir sama dengan berburuk sangka. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Kebiasaan mencari kesalahan orang lain seringkali tidak kita sadari. Terkadang, kesalahan orang lain selalu tampak, tapi kesalahan diri sendiri seakan tidak pernah ada. Hal itu seolah mendarah daging dalam diri kita sendiri. Dan menjadi kebiasaan yang susah hilang dalam masyarakat kita.
Baca juga: Mahalini Akui Karier Musiknya Terinspirasi Isyana Sarasvati
Dalam Al-Quran , mencari-cari kesalahan orang lain disebut dengan istilah "tajassasu" (tajassus). Perbuatan ini hampir sama dengan berburuk sangka. Keduanya tergolong sifat tercela yang amat dibenci Allah dan Rasul-Nya.
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa mencari-cari kesalahan saudaranya, maka Allah akan menampakan kejelekannya."
Lantas bagaimana hukum mencari kesalahan orang lain menurut Islam? Temukan penjelasannya di Cahaya Hati Indonesia Ramadan iNews hari ini bersama Ustaz Yusuf Mansur, KH. Fikri Haikal MZ dan Ustaz Syam serta lantunan ayat suci Al-Quran oleh Qariah Nadia Hawasyi.
Baca juga: Mahalini Akui Karier Musiknya Terinspirasi Isyana Sarasvati
Dalam Al-Quran , mencari-cari kesalahan orang lain disebut dengan istilah "tajassasu" (tajassus). Perbuatan ini hampir sama dengan berburuk sangka. Keduanya tergolong sifat tercela yang amat dibenci Allah dan Rasul-Nya.
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa mencari-cari kesalahan saudaranya, maka Allah akan menampakan kejelekannya."
Lantas bagaimana hukum mencari kesalahan orang lain menurut Islam? Temukan penjelasannya di Cahaya Hati Indonesia Ramadan iNews hari ini bersama Ustaz Yusuf Mansur, KH. Fikri Haikal MZ dan Ustaz Syam serta lantunan ayat suci Al-Quran oleh Qariah Nadia Hawasyi.
Lihat Juga :