Tanpa Stuntman dan Pakai Kostum Hampir 15 Kg, Ini yang Dialami Joe Taslim saat Syuting Mortal Kombat
Minggu, 25 April 2021 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Dalam perannya kali ini sebagai Sub Zero, Joe mengaku, tak berkontribusi dalam hal koreografi gerakan action dan fighting. Sebab, dia sudah merasa cocok dengan koreografi yang ditawarkan.
"Koreo nggak (kasih masukan). Film Korea aku koreonya orang Korea pedang, ninja warrior koreonya orang kungfu, orang China langsung yang ngajarin. Jadi udah oke aja sih," kata aktor kelahiran Palembang, 23 Juni 1981 itu.
Joe juga menceritakan tantangan dan kesulitan yang dihadapinya sebagai Sub Zero dalam Mortal Kombat. Salah satunya, harus menggunakan kostum seberat 14,9 kg alias hampir Rp15 kg. Dengan kostum yang lumayan berat itu, Joe harus beradegan fighting sehingga membutuhkan energi ekstra serta waktu adaptasi yang cukup lama ketika mengenakannya.
"Kelihatannya sangat keren, desainnya luar biasa. Kemudian saya mencoba berjalan, ternyata saya nggak bisa berjalan. Itu sangat berat. Saya berpikir, bagaimana bisa bertarung dengan kostum ini? Butuh adaptasi sekitar 3 minggulah. Jadi kalau kita lari pakai pemberat saja, biasa lari sejam kuat, lari lima menit tepar," ungkap aktor yang sudah memiliki tiga anak tersebut.
“Jadi dengan kostum seberat itu, yang seharusnya biasa kita syuting berantem seharian dengan kostum itu, badan jadi lebih cepat capek, badan sakit-sakit semua," sambungnya.
"Koreo nggak (kasih masukan). Film Korea aku koreonya orang Korea pedang, ninja warrior koreonya orang kungfu, orang China langsung yang ngajarin. Jadi udah oke aja sih," kata aktor kelahiran Palembang, 23 Juni 1981 itu.
Joe juga menceritakan tantangan dan kesulitan yang dihadapinya sebagai Sub Zero dalam Mortal Kombat. Salah satunya, harus menggunakan kostum seberat 14,9 kg alias hampir Rp15 kg. Dengan kostum yang lumayan berat itu, Joe harus beradegan fighting sehingga membutuhkan energi ekstra serta waktu adaptasi yang cukup lama ketika mengenakannya.
"Kelihatannya sangat keren, desainnya luar biasa. Kemudian saya mencoba berjalan, ternyata saya nggak bisa berjalan. Itu sangat berat. Saya berpikir, bagaimana bisa bertarung dengan kostum ini? Butuh adaptasi sekitar 3 minggulah. Jadi kalau kita lari pakai pemberat saja, biasa lari sejam kuat, lari lima menit tepar," ungkap aktor yang sudah memiliki tiga anak tersebut.
“Jadi dengan kostum seberat itu, yang seharusnya biasa kita syuting berantem seharian dengan kostum itu, badan jadi lebih cepat capek, badan sakit-sakit semua," sambungnya.
Lihat Juga :