Kenali Penyebab Nyeri Hebat saat Menstruasi
Rabu, 28 April 2021 - 01:28 WIB
loading...
Buat sebagian wanita, periode menstruasi bukan cuma terasa tak nyaman, tapi juga sangat menyakitkan. Foto Ilustrasi/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Periode menstruasi memang terasa tidak nyaman bagi wanita. Namun, buat sebagian wanita, periode menstruasi bukan cuma terasa tak nyaman, tapi juga sangat menyiksa karena rasa nyeri dahsyatnya. Apa penyebabnya dan bagaimana penanganannya?
Nyeri haid adalah nyeri atau kram di area perut yang dialami pada saat menjelang atau selama haid. Sebagian besar nyeri haid disebabkan oleh otot-otot rahim yang berkontraksi. Nyeri haid dikatakan tidak normal apabila nyeri haid bertambah berat kemudian menyebabkan seorang wanita tidak dapat beraktivitas normal, atau nyeri tidak membaik bahkan setelah seorang wanita mengonsumsi obat antinyeri.
Baca Juga: Kedekatan Emosional Ibu dan Anak, Ini Bisa Membuat Percaya Diri Saat Dewasa
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre dr. Moh. Luky Satria Syahbana Marwali, Sp.OG-KFER mengatakan, nyeri haid yang tidak normal ini sering disebabkan oleh endometriosis. Endometriosis adalah jaringan yang membentuk lapisan dalam rahim juga tumbuh di luar rahim.
“Kondisi ini dapat tumbuh pada organ lain di dalam panggul atau perut, dan bisa menyebabkan perdarahan, infeksi, dan nyeri panggul. Nyeri endometriosis dapat berupa rasa sakit, kram, perasaan terbakar, yang dirasakan cukup ringan atau bahkan sangat parah hingga menurunkan kualitas hidup,” ucap dr Luky pada Selasa (27/4).
Menurutnya, banyak wanita menganggap remeh nyeri haid ini. Hal itulah yang kemudian menyebabkan penanganan terhadap endometriosis menjadi lebih rumit. “Padahal kalau sudah dideteksi dan ditangani sejak awal, endometriosis yang masih kecil dan belum menyebar ke organ lain, tentu dapat ditangani lebih mudah,” terangnya.
Selain rasa nyeri hebat ketika menstruasi, wanita dengan endometriosis kerap merasakan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Meskipun tidak umum, beberapa wanita mungkin mengalami nyeri pula saat buang air kecil, buang air besar, diare, mual, muntah, dan perut kembung.
Nyeri haid adalah nyeri atau kram di area perut yang dialami pada saat menjelang atau selama haid. Sebagian besar nyeri haid disebabkan oleh otot-otot rahim yang berkontraksi. Nyeri haid dikatakan tidak normal apabila nyeri haid bertambah berat kemudian menyebabkan seorang wanita tidak dapat beraktivitas normal, atau nyeri tidak membaik bahkan setelah seorang wanita mengonsumsi obat antinyeri.
Baca Juga: Kedekatan Emosional Ibu dan Anak, Ini Bisa Membuat Percaya Diri Saat Dewasa
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre dr. Moh. Luky Satria Syahbana Marwali, Sp.OG-KFER mengatakan, nyeri haid yang tidak normal ini sering disebabkan oleh endometriosis. Endometriosis adalah jaringan yang membentuk lapisan dalam rahim juga tumbuh di luar rahim.
“Kondisi ini dapat tumbuh pada organ lain di dalam panggul atau perut, dan bisa menyebabkan perdarahan, infeksi, dan nyeri panggul. Nyeri endometriosis dapat berupa rasa sakit, kram, perasaan terbakar, yang dirasakan cukup ringan atau bahkan sangat parah hingga menurunkan kualitas hidup,” ucap dr Luky pada Selasa (27/4).
Menurutnya, banyak wanita menganggap remeh nyeri haid ini. Hal itulah yang kemudian menyebabkan penanganan terhadap endometriosis menjadi lebih rumit. “Padahal kalau sudah dideteksi dan ditangani sejak awal, endometriosis yang masih kecil dan belum menyebar ke organ lain, tentu dapat ditangani lebih mudah,” terangnya.
Selain rasa nyeri hebat ketika menstruasi, wanita dengan endometriosis kerap merasakan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Meskipun tidak umum, beberapa wanita mungkin mengalami nyeri pula saat buang air kecil, buang air besar, diare, mual, muntah, dan perut kembung.
Lihat Juga :