5 Cara Berdebat dengan 'Kepala Dingin', Antibaper!
Jum'at, 30 April 2021 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Ini juga sulit dilakukan. Apalagi kalau situasi sudah memanas, kita bisa kehilangan kesabaran dan mudah terpancing emosi. Diskusi menjadi tempat untuk orang menghina, merendahkan, dan melecehkan secara verbal. Jika hal ini sudah terjadi, lebih baik segera mengakhiri perdebatan.
Baca Juga: Meredakan Amarah ala Thich Nhat Hanh, The Father of Mindfulness
5. TAHU KAPAN HARUS BERHENTI
![5 Cara Berdebat dengan 'Kepala Dingin', Antibaper!]()
Foto: Freepik
Kamu sudah mencoba yang terbaik untuk berdiskusi, tapi tidak bisa menemui jalan keluarnya, maka kamu harus tahu kapan harus berhenti. Mungkin kamu masih ingin menegaskan pendapatmu dan itu boleh-boleh saja, tapi tidak dengan orang lain.
Ketika orang lain tetap ingin memegang pendapat mereka dan tidak tergoyahkan, saatnya untuk menyudahi, berjabat tangan dengan hormat setuju untuk tidak setuju.
Retno Ayuningrum
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Baca Juga: Meredakan Amarah ala Thich Nhat Hanh, The Father of Mindfulness
5. TAHU KAPAN HARUS BERHENTI

Foto: Freepik
Kamu sudah mencoba yang terbaik untuk berdiskusi, tapi tidak bisa menemui jalan keluarnya, maka kamu harus tahu kapan harus berhenti. Mungkin kamu masih ingin menegaskan pendapatmu dan itu boleh-boleh saja, tapi tidak dengan orang lain.
Ketika orang lain tetap ingin memegang pendapat mereka dan tidak tergoyahkan, saatnya untuk menyudahi, berjabat tangan dengan hormat setuju untuk tidak setuju.
Retno Ayuningrum
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
(ita)
Lihat Juga :