Bukan Cuma Kehamilan, Ini Penyebab Munculnya Stretch Mark pada Wanita
Rabu, 05 Mei 2021 - 05:25 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Dara menjelaskan, terdapat dua jenis stretch mark yang biasa dialami perempuan, yaitu striae rubra dan striae alba. “Striae rubra berbentuk guratan garis putih memanjang, berbatas tegas, banyak dan simetris. Biasanya berwarna merah hingga ungu dengan tekstur garis yang menonjol,” kata dr Dara.
Sedangkan, striae alba merupakan kondisi yang lebih parah, ditandai dengan garis hipopigmentasi dan terjadinya atrofi pada epidermis dan dermis. Jenis stretch mark ini biasanya membentuk garis cekung, berkerut, dan berwarna putih.
Lantas, bagaimana cara mengusir stretch mark? Di zaman sekarang, dengan kemajuan teknologi, menghilangkan stretch mark dapat dilakukan dengan lebih cepat melalui perawatan Platelet-Rich Plasma atau PRP. Apa itu?
Ciri khas dari perawatan PRP adalah darah pasien diambil untuk diolah menjadi plasma darah kaya trombosit. Perawatan ini berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen, mempercepat proses penyembuhan luka dan memperbaiki elastisitas kulit sehingga pada akhirnya dapat mengurangi penampakan stretch mark.
“Darah kita mengandung plasma yang kaya akan platelet atau trombosit yang mengandung ratusan protein growth factor. Kandungan ini memiliki peran penting dalam proses penyembuhan luka, termasuk di antaranya untuk memulihkan kondisi kulit dari stretch mark,” terang dr Dara.
Sedangkan, striae alba merupakan kondisi yang lebih parah, ditandai dengan garis hipopigmentasi dan terjadinya atrofi pada epidermis dan dermis. Jenis stretch mark ini biasanya membentuk garis cekung, berkerut, dan berwarna putih.
Lantas, bagaimana cara mengusir stretch mark? Di zaman sekarang, dengan kemajuan teknologi, menghilangkan stretch mark dapat dilakukan dengan lebih cepat melalui perawatan Platelet-Rich Plasma atau PRP. Apa itu?
Ciri khas dari perawatan PRP adalah darah pasien diambil untuk diolah menjadi plasma darah kaya trombosit. Perawatan ini berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen, mempercepat proses penyembuhan luka dan memperbaiki elastisitas kulit sehingga pada akhirnya dapat mengurangi penampakan stretch mark.
“Darah kita mengandung plasma yang kaya akan platelet atau trombosit yang mengandung ratusan protein growth factor. Kandungan ini memiliki peran penting dalam proses penyembuhan luka, termasuk di antaranya untuk memulihkan kondisi kulit dari stretch mark,” terang dr Dara.
Lihat Juga :