Mengenal Rochester, si 'Kota Tuli' di New York

Rabu, 05 Mei 2021 - 17:25 WIB
loading...
Mengenal Rochester,...
Rochester adalah kota kecil di negara bagian New York dengan populasi orang tuli hingga nyaris 100 ribu penduduk. Foto/Jim Montanus, Visit Rochester, NY
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai negara adidaya yang sejak 1999 sangat ramah terhadap penyandang disabilitas. Ibu kota AS, Washington, D.C., juga menjadi salah satu kota paling ramah disabilitas di dunia.

Nah, selain Washington, D.C., ada juga Rochester, kota kecil yang berada di negara bagian New York . Melansir The Hearing Review ,National Technical Institute for the Deaf(NTID) di Rochester Institute of Technology (RIT) pernah melakukan penelitian yang menyimpulkan bahwa Rochester punya populasi per kapita penyandang tuli terbesar di antara mereka yang berusia 18 hingga 64 tahun.

Surya Sahetapy , seorang aktivis tuli asal Indonesia yang kini melanjutkan studi di RIT, berpendapat bahwa Rochester juga merupakan kota yang hangat untuk penyandang disabilitas , khususnya teman tuli. Bahkan, kota sepi ini juga dikenal sebagai kota tuli karena banyaknya penyandang tuli yang tinggal di sana.

“Mahasiswa tuli di Rochester (ada) sekitar 1.200 di kampus saya (RIT),” ungkap Surya dalam acara daring @America, Kamis (29/4), “Ada 90 ribu orang tuli di kota ini,” lanjutnya.

Mengenal Rochester, si 'Kota Tuli' di New York

Foto: syracuse.com

Sejalan dengan populasi tuli di Rochester, akses disabilitas yang diberikan pun sudah memadai. Kebanyakan, fasilitas-fasilitas yang diberikan terkait dengan bantuan komunikasi dan pendidikan bahasa isyarat Amerika, American Sign Language (ASL).

Baca Juga: Penting! Jangan Katakan Ini ke Penyandang Disabilitas

Sebagai seorang muslim yang juga tengah menjalani ibadah puasa, Surya merasa akses untuk umat muslim yang menyandang tuli membuatnya merasa nyaman. “Sebelum salat, bisa kita beritahukan akses apa yang kita butuhkan. Ini lokasinya ada di kampus,” jelasnya.

Sedangkan untuk akses bermasyarakat di luar kampus, aktivis muda ini pun rupanya tak dihadang kesulitan berat. Sebab, banyak masyarakat dengar yang paham akan bahasa isyarat dasar, termasuk beberapa polisi dan orang-orang yang bertugas secara publik.

“Kalau mereka tidak bisa bahasa isyarat, kami pakai tulisan. Memang, tidak semua orang bisa bahasa isyarat, tapi mereka sudah mengenal (bahasa isyarat),” kata Surya.

Mengenal Rochester, si 'Kota Tuli' di New York

Foto:Instagram @suryasahetapy

Ruang publik seperti kafe atau restoran pun tidak menyulitkan teman-teman tuli yang ingin memesan. Biasanya, di sana terdapat menu yang bisa ditandai atau sekadar ditunjuk untuk memberitahu pelayan tentang menu yang dipesan.

“Selama pandemi, kami tidak pergi ke mana pun. Kami hanya pesan makanan lewat handphone, lalu pick up di restoran sambil menunjukkan apa yang kami pesan,” tambahnya.

Baca Juga: Sejarah Pulpen, Alat Tulis yang Sering Mendadak Hilang

Rochester tidak ramai seperti New York City (NYC). Jarak antara keduanya pun cukup jauh, sekitar enam jam dengan jalur darat. Kota tuli ini pada dasarnya lebih dekat ke Kanada. Ini juga yang membuat Rochester tak punya banyak transportasi umum.

Mengatasi kendala transportasi ini, terutama untuk membeli kebutuhan sehari-hari, Surya mengatakan lebih sering menumpang pada teman yang mempunyai kendaraan untuk belanja bersama. “Saya biasanya nebeng teman untuk belanja kebutuhan,” ujarnya.

Sevilla Nouval Evanda
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @vandailla
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Rekomendasi
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved