Dari Hollywood hingga Idol K-Pop Ramai-Ramai Patahkan Stereotip Gender
Sabtu, 08 Mei 2021 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi bentuk perlawanan terhadap stereotip gender yang dilekatkan pada laki-laki, Diana Abdilah, aktivis kampus di Universitas Negeri Jakarta mengatakan bahwa laki-laki wajar memakai kosmetik dan berdandan seperti perempuan sesuai kebutuhan kamera dan penampilan di depan publik.
“Beda lagi kalau memang dia cenderung berkepribadian feminin. Ya berarti memang fesyennya dia nyaman begitu,” ujarnya.
Meski begitu, Diana juga menyebut bahwa jika menilik aturan agama, maka laki-laki dilarang berpakaian seperti perempuan, begitu juga sebaliknya. “Tapi saya menghargai pilihan masing-masing individu,” ujarnya.
Stereotip Perempuan
Stereotip gender pada sosok perempuan juga berusaha dipatahkan oleh Cathy Yan dalam karyanya. Cathy menjadi perempuan keturunan Asia pertama yang menyutradarai film superhero. Film garapannya "Birds of Prey (And The Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn)" yang dirilis tahun lalu meraup sukses secara komersial dengan total pendapatan USD201 juta.
![Dari Hollywood hingga Idol K-Pop Ramai-Ramai Patahkan Stereotip Gender]()
Foto: Warner Bros. Pictures
Film ini menjadi cara penulis untuk mengedepankan cerita personal Harley Quinn yang diperankan Margot Robbie, dengan mengesampingkan citranya sebagai pasangan Joker. Sebagai sutradara, Yan juga mengubah pakaian Harley Quinn menjadi lebih tertutup. Ia berusaha mendobrak konsep perempuan kuat dalam film harus tampil seksi. Di sini sosok Harley digambarkan sebagai sosok kuat dan sanggup memilih citranya sendiri.
Sebuah studi dari Center for the Study of Women in Televisiona nd Film, San Diego State University menyebut bahwa pada 2020, jumlah sutradara perempuan yang membuat film besar atau blockbuster meningkat menjadi 16%. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 13% dan 4% pada 2018. Meski begitu kampanye untuk mendorong bertambahnya jumlah sutradara perempuan terus dilakukan di Hollywood. Dengan harapan tidak ada lagi batasan profesi karena gender.
Kapan Streotip Gender Terbentuk?
“Beda lagi kalau memang dia cenderung berkepribadian feminin. Ya berarti memang fesyennya dia nyaman begitu,” ujarnya.
Meski begitu, Diana juga menyebut bahwa jika menilik aturan agama, maka laki-laki dilarang berpakaian seperti perempuan, begitu juga sebaliknya. “Tapi saya menghargai pilihan masing-masing individu,” ujarnya.
Stereotip Perempuan
Stereotip gender pada sosok perempuan juga berusaha dipatahkan oleh Cathy Yan dalam karyanya. Cathy menjadi perempuan keturunan Asia pertama yang menyutradarai film superhero. Film garapannya "Birds of Prey (And The Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn)" yang dirilis tahun lalu meraup sukses secara komersial dengan total pendapatan USD201 juta.
.jpg)
Foto: Warner Bros. Pictures
Film ini menjadi cara penulis untuk mengedepankan cerita personal Harley Quinn yang diperankan Margot Robbie, dengan mengesampingkan citranya sebagai pasangan Joker. Sebagai sutradara, Yan juga mengubah pakaian Harley Quinn menjadi lebih tertutup. Ia berusaha mendobrak konsep perempuan kuat dalam film harus tampil seksi. Di sini sosok Harley digambarkan sebagai sosok kuat dan sanggup memilih citranya sendiri.
Sebuah studi dari Center for the Study of Women in Televisiona nd Film, San Diego State University menyebut bahwa pada 2020, jumlah sutradara perempuan yang membuat film besar atau blockbuster meningkat menjadi 16%. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 13% dan 4% pada 2018. Meski begitu kampanye untuk mendorong bertambahnya jumlah sutradara perempuan terus dilakukan di Hollywood. Dengan harapan tidak ada lagi batasan profesi karena gender.
Kapan Streotip Gender Terbentuk?
Lihat Juga :