Awas, Kopi Tanpa kafein Justru Lebih Berbahaya Dibanding yang Berkafein

Jum'at, 28 Mei 2021 - 21:04 WIB
loading...
Awas, Kopi Tanpa kafein...
Decaf coffee atau kopi nonkafein justru lebih berbahaya untuk jantung kita. Foto/Stefania Pelfini, La Waziya Photography, Getty Images
A A A
JAKARTA - Efek dari kopi yang berkafein selama ini dianggap tidak baik untuk kesehatan jantung karena dapat meningkatkan dekat jantung dan tekanan darah yang lebih tinggi.

Namun tim peneliti dari American Heart Association yang baru- baru ini melakukan peneltian justru mengungkap sebaliknya. Mereka membuat beberapa temuan tentang efek kopi pada jantung, termasuk kopi decaf (kopi tanpa kafein) yang menyebabkan risiko lebih serius terhadap jantung, mengutip dari Eat This .

American Heart Association baru –baru ini melakukan penelitian dan meneliti dengan cermat faktor – faktor yang sebelumnya tidak terindentifikasi yang menyebabkan kematian akibat penyakit jantung.

David P. Kao, penulis utama studi tersebut mengatakan bahwa risiko penyakit jantung yang paling terkenal adalah karena usia, tekanan darah tinggi dan merokok. Namun rekannya Linda Van Horn dan anggota Komite Nutrisi Asosiasi Jantung Amerika, menemukan bahwa efek diet pada penyakit jantung relatif terbatas karena inkonsistensi dalam penilaian diet dan metodologi analitik, serta masalah yang melekat dengan asupan makanan yang dilaporkan.

Awas, Kopi Tanpa kafein Justru Lebih Berbahaya Dibanding yang Berkafein

Foto:R.Tsubin/Getty Images

Para peneliti melihat kembali data longitudinal yang telah diambil dari 21.000 peserta pada tiga studi sebelumnya, termasuk kelompok asli dari Framingham Heart Study, studi terkenal tahun 1960-an yang mengungkapkan bahaya merokok bagi kesehatan.

David mengatakan bahwa kesimpulan dari penelitian studi ini adalah bahwa hubungan antara kafein dan pengurangan risiko gagal jantung ternyata sangat mengejutkan. Selama ini, kopi dan kafein sering dianggap oleh masyarakat umum sebagai buruk bagi jantung karena orang mengasosiasikannya dengan jantung berdebar, tekanan darah tinggi., dan lainnya.

Namun, dari penelitian yang dilakukannya dia malah menemukan bahwa peningkatan konsumsi kafein membuat penurunan risiko gagal jantung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved