Mengenal Carceral Feminism, saat Korban Kekerasan malah Jadi Tersangka

Rabu, 02 Juni 2021 - 18:38 WIB
loading...
A A A
Mengenal Carceral Feminism, saat Korban Kekerasan malah Jadi Tersangka

Foto: A1

Untuk saat ini, sistem yang dimiliki oleh kepolisian terkadang tidak dapat dipercaya untuk menyelesaikan masalah. Hal tersebut mendorong para aktivis untuk mempertimbangkan masalah dari perspektif keadilan sosial daripada keadilan berbasis hukum. Gerakan ini disebut dengan abolition feminism.

Abolition feminism memiliki tujuan agar kita sadar bahwa negara juga turut menyebabkan kekerasan. Untuk benar-benar mengakhiri kekerasan, kita membutuhkan strategi yang menanganinya dalam segala bentuk, bukan hanya dari satu sudut pandang.

Melansir dari ethicalunicorn , gerakan ini dipengaruhi oleh beberapa tokoh feminis, seperti Angela Davis, Ruth Wilson Gilmore, dan Patricia Hill Collins. Di Inggris, organisasi seperti Organisasi Perempuan Afrika dan Keturunan Asia (OWAAD) dan Grup Perempuan Kulit Hitam Brixton, berkampanye pada 1970-an dan 1980-an untuk melawan kekerasan dan pelecehan oleh polisi.

Pada masa sekarang, ketimpangan hukum masih terjadi bagi orang-orang minoritas. Oleh karena itu, penyelesaian masalah dengan carceral feminism sangatlah riskan bagi mereka.

Baca Juga: 5 Film tentang Para Perempuan Melawan Diskriminasi

Apabila dilaksanakan, gerakan ini tentu juga harus diimbangi dengan keadilan hukum, yaitu memenjarakan pelaku yang tepat dan melindungi korban. Selain itu, korban juga harus dipenuhi pemulihan mentalnya oleh negara. Sistem memenjarakan korban yang salah tentu harus diperbaiki secepatnya.

Alifia Putri Yudanti
Kontributor GenSINDO
Universitas Indonesia
Twitter: @shcsei
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Kesetaraan Gender,...
Dukung Kesetaraan Gender, Wali Kota Jaksel Berikan Edukasi kepada Ratusan Ibu
DKPP Copot Hasyim Asy’ari,...
DKPP Copot Hasyim Asy’ari, KMPKP Desak KPU Berbenah dan Buat Pedoman Penanganan Kekerasan Gender
Taiwan Pamerkan Pencapaian...
Taiwan Pamerkan Pencapaian Kesetaraan Gender ke Dunia
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Berita Terkini
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved