5 Dampak Trauma yang Bisa Menghancurkan Hubungan Cintamu

Jum'at, 04 Juni 2021 - 21:45 WIB
loading...
A A A
5 Dampak Trauma yang Bisa Menghancurkan Hubungan Cintamu

Foto:via Anynotes

Trauma dapat berdampak besar pada harga diri dan rasa rendah diri. Ketika kamu mengalami peristiwa traumatis, itu dapat menyebabkan keyakinan untuk membatasi diri dan menimbulkan perasaan malu. Mungkin sulit bagi kamu untuk menegaskan diri sendiri dan menetapkan batasan dalam suatu hubungan, atau bahkan mengetahui seperti apa hubungan yang sehat.

Ketika kamu berjuang dengan harga diri, justru kamu merasa berlebihan sehingga kamu menurunkan standar atau harapan karena kamu tidak percaya bahwa kamu layak memiliki hubungan yang sehat dan cukup baik untuk orang lain.

Contoh rendah diri dalam berkencan adalah berkencan dengan orang untuk mendapatkan validasi (persetujuan dari orang lain), masuk dalam hubungan yang tidak sehat, tidak mengungkapkan kebutuhan dan keinginan kamu sendiri, menyalahkan hal-hal yang bukan salah kamu, dan memaklumi perilaku negatif teman kencan atau pasangan.

Baca Juga: Hindari Mengatakan 6 Hal Ini kalau Mau Hubunganmu Langgeng!

3. HIDUP DALAM KETAKUTAN

5 Dampak Trauma yang Bisa Menghancurkan Hubungan Cintamu

Foto: pxhere

Trauma menyebabkan aktivasi amigdala dan sistem saraf simpatik (respons cepat untuk bisa bertahan hidup). Meskipun respons ini membantu pada saat krisis, menjaga kita tetap aman, dan melindungi kita dari ancaman, respons ini dapat berfungsi berlebihan saat peristiwa traumatis belum diproses atau diselesaikan. Amigdala yang diaktifkan dapat mengakibatkan kecemasan atau gejala panik (gugup, reaktif, gelisah) dan pikiran yang mengganggu (yaitu pemikiran bencana, generalisasi berlebihan, memikirkan pengalaman masa lalu).

Dengan kondisi tersebut, kamu mungkin lebih agresif atau bersikap defensif dan cepat untuk memulai pertengkaran atau pertengkaran. Keadaan yang menakutkan ini mungkin juga mempersulit kamu untuk sepenuhnya ada dalam suatu situasi dan kondisi.

Kamu mungkin selalu berpikir dua langkah ke depan untuk menghindari atau bersiap untuk merespons rasa sakit atau luka yang potensial. Di sinilah perilaku sabotase diri dapat muncul, misalnya dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa “Saya akan mengakhiri hubungan sebelum mereka melakukannya”.

Contoh ketakutan dalam berkencan, misalnya perilaku impulsif (mengakhiri hubungan karena takut, menuduh teman kencan atau pasangan Anda melakukan sesuatu tanpa alasan), menghindari komitmen, memikirkan “bagaimana jika” dan segala sesuatu yang bisa saja salah.

4. KURANGNYA HARAPAN
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Pentingnya Psikologi...
Pentingnya Psikologi Pengendalian Diri dalam Dunia Trading
Jurusan Unair dengan...
Jurusan Unair dengan Keketatan Tertinggi untuk SNBT 2026, Kedokteran Hingga Psikologi
Rekomendasi
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Berita Terkini
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved