Inovasi Mengatasi Perubahan Iklim Melalui Teknologi
Jum'at, 04 Juni 2021 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Tim yang terpilih sebelumnya telah dibimbing pengusaha, desainer, developers, dan pakar iklim untuk menyempurnakan dan mempertajam ide-ide mereka sebelum membuat presentasi terakhir.
Demo Day merupakan puncak dari program peningkatan keterampilan digital selama tiga bulan yang dirancang untuk menyatukan peserta dari berbagai latar belakang untuk memanfaatkan teknologi, berkolaborasi, dan menemukan solusi untuk mengatasi perubahan iklim. Dari Maret hingga Mei 2021, sekitar 500 peserta dari 16 negara di Asia mendaftar untuk mempelajari keterampilan digital, seperti pemikiran desain, UX / UI dan coding, bertukar pikiran, dan mengembangkan solusi untuk meningkatkan ketahanan iklim.
SIF's Executive Director, Jean Tan mengatakan, pandemi Covid-19 telah mempercepat adopsi global teknologi digital, di mana orang-orang mencari jalan di tengah penutupan pembatasan dan kondisi yang mengharuskan mereka untuk menjaga jarak aman agar tetap terhubung.
"Pada saat yang sama, perubahan iklim -serupa dengan pengendalian penyakit menular seperti COVID-19 dan masalah lain yang menyebar lintas batas dengan konsekuensi global- hanya dapat ditangani secara efektif melalui kerja sama internasional," ujar Jean Tan dalam keterangan persnya, Jumat (4/6).
Berdasarkan hal tersebut, kata Jean Tan, pihaknya menyelenggarakan Climate Hack 2021 yang memanfaatkan teknologi dan jaringan internasional untuk bekerja sama dalam mengatasi iklim.
Demo Day merupakan puncak dari program peningkatan keterampilan digital selama tiga bulan yang dirancang untuk menyatukan peserta dari berbagai latar belakang untuk memanfaatkan teknologi, berkolaborasi, dan menemukan solusi untuk mengatasi perubahan iklim. Dari Maret hingga Mei 2021, sekitar 500 peserta dari 16 negara di Asia mendaftar untuk mempelajari keterampilan digital, seperti pemikiran desain, UX / UI dan coding, bertukar pikiran, dan mengembangkan solusi untuk meningkatkan ketahanan iklim.
SIF's Executive Director, Jean Tan mengatakan, pandemi Covid-19 telah mempercepat adopsi global teknologi digital, di mana orang-orang mencari jalan di tengah penutupan pembatasan dan kondisi yang mengharuskan mereka untuk menjaga jarak aman agar tetap terhubung.
"Pada saat yang sama, perubahan iklim -serupa dengan pengendalian penyakit menular seperti COVID-19 dan masalah lain yang menyebar lintas batas dengan konsekuensi global- hanya dapat ditangani secara efektif melalui kerja sama internasional," ujar Jean Tan dalam keterangan persnya, Jumat (4/6).
Berdasarkan hal tersebut, kata Jean Tan, pihaknya menyelenggarakan Climate Hack 2021 yang memanfaatkan teknologi dan jaringan internasional untuk bekerja sama dalam mengatasi iklim.
Lihat Juga :