alexametrics

Gandeng Dua Musisi Tanah Air, 8 Dokter Spesialis Jantung Rilis Lagu untuk Amal

loading...
Gandeng Dua Musisi Tanah Air, 8 Dokter Spesialis Jantung Rilis Lagu untuk Amal
Joy Tobing dan Ananda Sukarlan berkolaborasi bersama delapan dokter spesialis jantung menelurkan sebuah lagu untuk amal. / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Menggalang dana buat masyarakat kecil yang terdampak pandemi Covid-19, komponis Ananda Sukarlan dan penyanyi Joy Tobing berkolaborasi bersama delapan dokter spesialis jantung menelurkan sebuah lagu. Berjudul A Better World, single ini bisa disimak di akun YouTube Joy Tobing dan Ananda Sukarlan.

Ide pembuatan lagu tersebut berawal dari dr. Bambang Budiono, SpJP, yang menulis lirik A Better World, bersama sahabatnya budayawan Bramantyo Prijosusilo, yang kini bermukim di Australia. Lirik lagu ini bertujuan mengajak seluruh masyarakat bergandengan tangan, saling mendukung menghadapi badai pandemi yang berdampak terhadap semua lini kehidupan.

"Lirik lagu itu kemudian berubah menjadi lagu matang setelah kami mempertemukan dr. Bambang Budiono dengan Ananda Sukarlan, juga Joy Tobing, sehingga terciptalah kolaborasi melibatkan delapan dokter ahli jantung," kata dr. Nancy Weber dalam pernyataan resminya, Selasa (26/5).



Menurutnya, lagu A Better World ini menjadi kontribusi nyata, sekaligus aksi kemanusiaan dari para dokter jantung untuk membantu masyarakat kecil. Dan delapan dokter spesialis jantung yang terlibat antara lain dr. Bambang Budiono, SpJP; dr. Jajang Sinardja SpJP; dr. Alexander Edo Tondas, SpJP; dr. Dasdo Antonius Sinaga, SpJP; dr. Amiliana M Soesanto, SpJP; dr. Emanoel Oepangat, SpJP; dr. Vireza Pratama SpJP; dan dr. Ade Imasanti Sapardan, SpJP.

Ananda Sukarlan menyebutkan bahwa proses penggarapan A Better World cukup unik dan menarik. Selain dokter-dokter yang menyanyikannya bukan penyanyi profesional, pengerjaannya pun harus dilakukan secara daring menyusul adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bikin musik mudah itu enggak gampang lho. Justru lebih sulit, karena semuanya harus dibatasi seperti range hanya satu oktaf, frase harus disesuaikan dengan napas yang tidak boleh kepanjangan. Seperti itulah," ucap Ananda.

"Tapi untunglah, ternyata dokter-dokter itu nyanyinya keren. Ditambah ada Joy! Kalau saya dikasih tahu ada Joy, saya bikin yang jauh lebih menantang deh," sambungnya.

Sementara itu, Joy Tobing berharap lagu ini dapat memberikan kekuatan dan semangat lebih untuk menjalani tantangan di tengah situasi pandemi. "Semoga lagu ini dapat mengetuk pintu hati para pendengar untuk dapat ikut serta memberikan bantuan ke nomor rekening yang tercantum di video klip. Semoga niat tulus dari kepedulian sosial yang kita lakukan, Tuhan membalas dan memberkati senantiasa," tuturnya.
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak