Anggy Umbara Keluhkan Kondisi Perfilman Tanah Air yang Sudah Kritis

Rabu, 27 Mei 2020 - 00:10 WIB
loading...
Anggy Umbara Keluhkan...
Rumah produksi film milik Anggy Umbara, Umbara Brothers mulai merasakan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. / Foto: Thomas Manggalla
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada kelangsungan industri film Tanah Air. Selain bioskopbelum bisa beraktivitas, pekerja film juga tidak bisa bekerja untuk mengisi pasokan film ke gedung bioskop. Sutradara Anggy Umbara pun berharap pandemi global ini bisa segera berakhir.

"Saya berharap bila pandemi virus corona ini tidak berkepanjangan, sehingga dampaknya tidak makin membesar buat kami pekerja film karena pekerja harian," kata Anggy Umbara dalam sebuah acara Halal Bihalal virtual, awal pekan ini.

Sutradara film Warkop DKI Reborn itu juga mengungkapkan bahwa rumah produksi film miliknya, Umbara Brothers, mulai merasakan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 ini. Pasalnya, rumah produksinya tidak bisa beraktivitas, termasuk menjalani aktivitas produksi film atau syuting.

Sebagai pemilik rumah produksi, Anggy mempunyai karyawan yang tetap harus diberi upah. Bahkan, Anggy sudah berupaya dengan membuka kelas, dan hal ini cukup membantunya. "Ya, kemarin bisa terkumpul uang sampai hampir Rp100 juta dan kita bagikan itu ke sutradara, talent coordinator. Tapi, baru di level itu, kalau kru dan sisanya masih usaha masing-masing," ucapnya.

Menurut pria kelahiran 21 Oktober 1980 itu, kondisi perfilman Indonesia saat ini sudah sangat kritis. Oleh karenanya, dia mempertanyakan seperti apa cara Direktur Film, Musik dan Media Baru Kemendikbud, Ahmad Mahendra --yang juga turut dalam kegiatan Halal Bihalal- dan Kemdikbud menangani semua masalah tersebut.

"Ya, kita pastinya dukung keputusan pemerintah, tapi yang jadi pertanyaan, ini gimana kalau kita mau mulai lagi. Saat ini, kita masih menunggu SOP New Nomal di Indonesia, karena kan virus ini sertinya masih ada dan vaksin belum ditemukan," kata Anggy.

"Menyikapi kondisi sekarang ini, saya pun jadi bertanya-tanya, apakah gairah industri akan bisa kembali seperti dulu dengan adanya pandemi ini," katanya lagi.

Menanggapi keluhan tersebut, Ahmad Mahendra mengaku jika sempat ada wacana dari pemerintah untuk mengucurkan dana buat membantu para pekerja film Indonesia. Sayangnya, hingga kini belum juga terealisasi.

"Memang belum turun, data kita ada 38 ribu pelaku seni yang sudah mengisi borang untuk menerima dana dari pemerintah. Tapi, kita akan cari semuanya datanya di KBPN dulu. Jadi, nanti langsung ke rekening masing-masing. Tapi, itu untuk pekerja seni secara keseluruhan sih, bukan cuma pekerja film," terang Ahmad Mahendra.

Ahmad Mahendra pun meminta untuk bersabar. "Kami tengah berusaha agar dananya segera turun, untuk itu saya minta teman-teman insan film bersabar," tukasnya.

Sementara itu, di samping Ahmad Mahendra dan Anggy Umbara, Halal Bihalal virtual itu turut menghadirkan Ketua GPBSI, Donny Syafruddin; Ketua DPO PPFI, Firman Bintang; Anggota LSF, Noorca M. Massardi; dan aktris film Putri Ayudhia.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Athpal Paturusi Garap...
Athpal Paturusi Garap Film Penendang Bebas Berlatar Kisah Nyata Dunia Sepakbola Indonesia
Baim Wong Pertama Kali...
Baim Wong Pertama Kali Garap Film Komedi, Gandeng Aktor dan Aktris Ternama
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
IKJ Siap Wujudkan Jakarta...
IKJ Siap Wujudkan Jakarta Jadi Kota Sinema
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Amar Bank Dukung Perfilman...
Amar Bank Dukung Perfilman Nasional, Perkuat UMKM di Industri Kreatif
Rekomendasi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved