Terungkapnya Sosok Musuh Doraemon dan Nobita
Senin, 12 Juli 2021 - 11:18 WIB
loading...
Film animasi berjudul Doraemon Petualangan Nobita Di Museum Alat-Alat Ajaib. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Siapa yang tidak tahu Doraemon dan Nobita ? jelas anak-anak kelahiran 90 an sangat akrab dengan serial animasi ini. Doraemon tokoh ikonik Jepang yang dalam penciptaan karakter ini, awalnya untuk serial manga. Begitu banyak judul film animasi Doraemon, hal ini karena kisah-kisah Doraemon bersama Nobita menjadi dekat dengan masyarakat. Kabar bahagia buat pecinta serial atau film animasi Doraemon, karena di masa liburan sekolah sepanjang Juli ini dihadirkan film animasi Doraemon di RCTI+ . Dimana dapat disaksikan dengan mudah dari perangkat gadget dan tentu saja gratis.
Di film animasi berjudul 'Doraemon Petualangan Nobita Di Museum Alat-Alat Ajaib', Doraemon , Nobita, Shizuka, Giant dan Suneo harus melawan Kaito Deluxe yang berhasil merampok alat ajaib. Sementara itu, inspektur menemukan barang bukti berupa benih kacang emas yang kemudian ia semprotkan alat untuk melacak pemilik barang tersebut.
Ketika Nobita menggunakan alat lensa pelacak, ia diberikan petunjuk sebuah pintu yang berputar. Mereka semua bingung karena tidak dapat menemukan petunjuk yang diberikan. Nobita juga menggunakan tongkat radarnya yang mengarah ke sebuah lukisan tangga. Shizuka menyentuh lukisan itu yang kemudian muncul anak tangga yang membawa mereka ke dalam sebuah ruangan. Kirito panik karena takut persembunyiannya bersama profesor Peppler diketahui, ia memberikan sinyal kepada profesor bahwa keberadaannya terancam.
Baca Juga : Beda Usia dengan Suami 18 Tahun, Bunga Zainal : Tapi Soal Seks, Kalah yang Muda, Putuuus...
Tak tinggal diam, profesor Peppler mengirimkan sebuah robot yang mengancam Doraemon dan kawan-kawan. Robot itu dapat mengubah apapun menjadi batu ketika matanya mengeluarkan sinar. Keadaan semakin terancam, Shizuka dan Nobita berusaha mengambil alat di dalam kantong doraemon untuk melawan robot itu. Shizuka berhasil meraih sebuah kaca yang kemudian ia pantulkan ketika robot itu mengeluarkan cahaya dari matanya.
Di film animasi berjudul 'Doraemon Petualangan Nobita Di Museum Alat-Alat Ajaib', Doraemon , Nobita, Shizuka, Giant dan Suneo harus melawan Kaito Deluxe yang berhasil merampok alat ajaib. Sementara itu, inspektur menemukan barang bukti berupa benih kacang emas yang kemudian ia semprotkan alat untuk melacak pemilik barang tersebut.
Ketika Nobita menggunakan alat lensa pelacak, ia diberikan petunjuk sebuah pintu yang berputar. Mereka semua bingung karena tidak dapat menemukan petunjuk yang diberikan. Nobita juga menggunakan tongkat radarnya yang mengarah ke sebuah lukisan tangga. Shizuka menyentuh lukisan itu yang kemudian muncul anak tangga yang membawa mereka ke dalam sebuah ruangan. Kirito panik karena takut persembunyiannya bersama profesor Peppler diketahui, ia memberikan sinyal kepada profesor bahwa keberadaannya terancam.
Baca Juga : Beda Usia dengan Suami 18 Tahun, Bunga Zainal : Tapi Soal Seks, Kalah yang Muda, Putuuus...
Tak tinggal diam, profesor Peppler mengirimkan sebuah robot yang mengancam Doraemon dan kawan-kawan. Robot itu dapat mengubah apapun menjadi batu ketika matanya mengeluarkan sinar. Keadaan semakin terancam, Shizuka dan Nobita berusaha mengambil alat di dalam kantong doraemon untuk melawan robot itu. Shizuka berhasil meraih sebuah kaca yang kemudian ia pantulkan ketika robot itu mengeluarkan cahaya dari matanya.
Lihat Juga :