Studi: Orang yang Banyak Jalan Miliki Tekanan Darah Lebih Rendah
Kamis, 28 Mei 2020 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
"Mengukur aktivitas fisik rutin berbasis komunitas dengan cara ini membedakan penelitian kami dengan studi sebelumnya yang melihat aktivitas fisik yang dilaporkan sendiri atau menggunakan akselerometer untuk mengukur aktivitas harian hanya dalam waktu singkat. Biasanya sekitar satu minggu," kata Mayank Sardana, MD, peneliti di University of California, San Francisco, sekaligus penulis utama studi tersebut.
Meskipun penelitian ini masih bersifat observasional serta tidak menunjukkan sebab dan akibat, namun sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa lebih aktif secara fisik dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Setelah memperhitungkan faktor-faktor demografis, penelitian ini menemukan kalau tekanan darah sistolik peserta sekitar 0,45 poin lebih rendah untuk setiap 1.000 langkah harian yang diambil. Itu artinya, seseorang yang berjalan 10.000 langkah setiap hari akan memiliki tekanan darah sistolik 2,25 poin lebih rendah dibandingkan orang yang hanya berjalan 5.000 langkah setiap hari.
Mengingat peserta penelitian ini memiliki tekanan darah sistolik rata-rata 122 mm Hg, jumlah tersebut bisa membuat perbedaan antara tekanan darah yang dianggap normal (kurang dari 120 mm Hg) dan meningkat (120 mm Hg atau lebih tinggi).
"Studi ini memperkuat pemahaman kami tentang hubungan antara aktivitas fisik dan tekanan darah serta meningkatkan kemungkinan bahwa obesitas atau indeks massa tubuh bertanggung jawab atas banyaknya hubungan itu," jelas Sardana.
Meskipun penelitian ini masih bersifat observasional serta tidak menunjukkan sebab dan akibat, namun sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa lebih aktif secara fisik dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Setelah memperhitungkan faktor-faktor demografis, penelitian ini menemukan kalau tekanan darah sistolik peserta sekitar 0,45 poin lebih rendah untuk setiap 1.000 langkah harian yang diambil. Itu artinya, seseorang yang berjalan 10.000 langkah setiap hari akan memiliki tekanan darah sistolik 2,25 poin lebih rendah dibandingkan orang yang hanya berjalan 5.000 langkah setiap hari.
Mengingat peserta penelitian ini memiliki tekanan darah sistolik rata-rata 122 mm Hg, jumlah tersebut bisa membuat perbedaan antara tekanan darah yang dianggap normal (kurang dari 120 mm Hg) dan meningkat (120 mm Hg atau lebih tinggi).
"Studi ini memperkuat pemahaman kami tentang hubungan antara aktivitas fisik dan tekanan darah serta meningkatkan kemungkinan bahwa obesitas atau indeks massa tubuh bertanggung jawab atas banyaknya hubungan itu," jelas Sardana.
Lihat Juga :