5 Gejala Covid-19 yang Butuh Waktu Paling Lama untuk Sembuh
Sabtu, 31 Juli 2021 - 07:36 WIB
loading...
5 Gejala Covid-19 yang Butuh Waktu Paling Lama untuk Sembuh. Foto/Times of India.
A
A
A
JAKARTA - Ada gejala Covid-19 tertentu yang bisa memakan waktu lama untuk penyembuhan. Gelombang kedua Covid-19 juga menunjukkan bahwa gejala yang menyerang, bisa jauh lebih parah. Dari masalah pada paru-paru hingga kelelahan yang terus-menerus.
Banyak dari pasien Covid-19 yang dianggap muda dan sehat masih sulit untuk pulih, bahkan setelah dites negatif. Berikut gejala Covid-19 yang bisa memakan waktu lama untuk penyembuhan dilansir dari Times of India, Sabtu (31/7).
Baca Juga : Kehilangan Indra Penciuman Belum Tentu Positif Covid-19
1. Sulit bernapas
Bagi pasien Covid-19 yang memang mengalami komplikasi pernapasan, kesulitan bernapas merupakan keluhan yang umum. Namun, dalam banyak kasus, itu juga bisa menjadi gejala yang lama sembuh, dan sering membuat tubuh bergantung pada mesin pendukung eksternal. Keluhan bisa menjadi umum di antara pasien yang memiliki tingkat keterlibatan paru-paru yang tinggi karena varian Delta, tanpa memandang usia.
Para peneliti kini juga mengamati bahwa mengalami masalah pernapasan dapat membuat pasien Covid-19 menderita masalah kronis jauh di kemudian hari, termasuk sesak napas dan kerusakan pada kantung udara di paru-paru. Latihan pernapasan ekstensif dan dukungan oksigen mungkin diperlukan untuk melanjutkan fungsi pernapasan normal.
Banyak dari pasien Covid-19 yang dianggap muda dan sehat masih sulit untuk pulih, bahkan setelah dites negatif. Berikut gejala Covid-19 yang bisa memakan waktu lama untuk penyembuhan dilansir dari Times of India, Sabtu (31/7).
Baca Juga : Kehilangan Indra Penciuman Belum Tentu Positif Covid-19
1. Sulit bernapas
Bagi pasien Covid-19 yang memang mengalami komplikasi pernapasan, kesulitan bernapas merupakan keluhan yang umum. Namun, dalam banyak kasus, itu juga bisa menjadi gejala yang lama sembuh, dan sering membuat tubuh bergantung pada mesin pendukung eksternal. Keluhan bisa menjadi umum di antara pasien yang memiliki tingkat keterlibatan paru-paru yang tinggi karena varian Delta, tanpa memandang usia.
Para peneliti kini juga mengamati bahwa mengalami masalah pernapasan dapat membuat pasien Covid-19 menderita masalah kronis jauh di kemudian hari, termasuk sesak napas dan kerusakan pada kantung udara di paru-paru. Latihan pernapasan ekstensif dan dukungan oksigen mungkin diperlukan untuk melanjutkan fungsi pernapasan normal.
Lihat Juga :